Kemenhan Angkat Bicara Soal Denda Sewa Satelit Rp 278 Miliar

Indonesia sempat dilaporkan harus membayar uang denda USD 20 juta atau senilai Rp 278 miliar kepada Avanti, perusahaan operator satelit asal Inggris. Hal tersebut dikarenakan pemerintah dianggap lalai dalam melakukan pembayaran pada satelit komunikasi yang dipinjamnya kepada Avanti. Setelah berita itu diturunkan, baru beberapa hari kemudian Kementerian Pertahanan memberikan respons konfirmasi atas berita yang bersumber dari situs Spacenews. Berikut isi lengkap konfirmasi dari Kemenhan, seperti dikutip detikINET, Kamis (14/6/2018): Bahwa pemerintah RI akan berusaha melaksanakan keputusan yang akan dikeluarkan oleh Sidang Arbitrase Internasional di London dalam waktu dekat ini. Pemerintah…

6 Fakta Soal Adolf Hitler: Hanya Memiliki Satu Testis hingga Aktif Gunakan Kokain Saat Perang

WWW.PRIBUMI.WIN, BERLIN – Adolf Hitler merupakan satu di antara banyak pemimpin dunia yang bertanggung jawab atas pembantaian massal terkejam sepanjang peradaban manusia. Selama masa kepemimpinannya, ia memerintahkan pembantaian terhadap 11 juta orang, 6 juta di antaranya kaum Yahudi. Ia juga telah menyeret dunia dalam peperangan yang merenggut 70 juta korban jiwa. Pernikahannya Tak Disetujui Orangtua hingga Rumah Dijual, Ini Sekelumit Fakta Pernikahan Pelaku Bom Surabaya Dan jelang akhir hayatnya, Hitler memilih bunuh diri ketimbang ditangkap pasukan Uni Soviet. Di balik sosoknya yang identik dengan kekejaman, beberapa fakta lain tentang Hitler justru begitu…

Kisah Kapal Perang Nazi yang Sulit Ditaklukkan, Tetap Bagus Meski Sudah Dihujani Bom dan Tenggelam

Sebagai kapal perang paling besar di dunia pada zamannya, hadirnya kapal perang Nazi Jerman, Bismarck, ke gelanggang pertempuran sontak menimbulkan kegemparan di kalangan Sekutu, khususnya Inggris. Sebetulnya kemunculan Bismarck memang sudah dapat diduga karena kapal perang raksasa yang dibangun sejak tahun 1936 ini diperkirakan rampung sekitar 3 tahun kemudian. Bismarck tepatnya diluncurkan tanggal 24 Agustus 1940, pada saat PD II sedang berkecamuk dengan hebat-hebatnya dan Nazi Jerman sediri banyak sekali meraih kemenangan di medan tempur Eropa. Pasukan Inggris yang baru saja digasak mundur Nazi di wilayah Yunani langsung mempersiapkan armadanya…

Jokowi Dan Prabowo Harus Waspada Dengan Aksi Gatot Yang Cium Tangan SBY

WWW,PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Aksi mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang mencium tangan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak boleh dipandang sebelah mata. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai aksi Gatot itu justru harusnya dipandang sebagai ancaman baru bagi kubu petahana, Joko Widodo (Jokowi) dan rivalnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Selama ini yang muncul cuma dua poros. Jokowi dengan poros Prabowo. SBY sedang mengintai. Kemudian Gatot berusaha mendekati SBY yang kemudian muncul foto-foto cium tangan SBY. Itu untuk poros ketiga.…

Pendapatan Babinsa Naik 771 Persen, Panglima: Bukan Politik

Pemerintah menaikkan anggaran pendapatan operasional bintara pembina desa (Babinsa) pada Juli 2018 mencapai 771 persen Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, kenaikan pendapatan operasional bagi Babinsa itu patut disyukuri oleh seluruh Babinsa di tanah air. Babinsa adalah bagian dari TNI yang tugas langsung di depan sebagai 3 pilar kekuatan “Tadi kan sudah dijelaskan oleh bapak Presiden ya, ada kenaikan ya yang tadinya hanya nerima sekian itu nantinya akan nerima lebih. Jadi, 3 juta. Ini adalah yang harus kita syukuri ,” kata Panglima TNI, Selasa (5/6). Sehingga, lanjut dia, presiden…

Nelayan Tiongkok Dituding Jadi Intelijen Di Perairan Indonesia

Front Nelayan Indonesia (FNI) menyebutkan keberadaan nelayan proxy China benar adanya. Mereka melakukan konfrontasi terhadap wilayah kedaulatan laut Indonesia yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan. . “Mungkin saja rakyat kaget bahwa China menjadikan nelayan sebagai intelijen dan proxy maritim. Tugasnya memberi informasi penting berbagai aktivitas nelayan antar negara, stok ikan, geografis, letak garis laut dan potensi pulau-pulau negara lain,” terang Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (FNI) Rusdianto Samawa dalam keterangannya, Senin (4/6). . Rusdianto mengutip Zhang, bahwa Presiden Xi Jinping sebelum bertemu Presiden Joko Widodo pada tahun 2015, menyarankan…