Ada ‘Pac Man’ di Bulan Saturnus

WWW.PRIBUMI.WIN, TANJUNG ENIM – Tim ilmuwan misi Cassini yang diluncurkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dikejutkan penampakan menarik pada bulan Saturnus. Mereka melihat Tethys–salah satu satelit Saturnus–seperti ditelan “Pac Man”, ikon video game yang populer di era 1980-an. Ini adalah kedua kalinya “Pac Man” nongol di sekitar Saturnus, planet kedua terbesar setelah Yupiter yang memiliki 59 satelit. Sebelumnya, ikon bulat berwarna kuning yang dalam video game selalu melahap apa pun yang ada di depannya ini ditemukan pada Mimas, satelit Saturnus lainnya, tahun 2010. “Menjumpai Pac Man kedua dalam sistem Saturnus menunjukkan masih ada Pac…

NASA Temukan Kandungan Air di Merkurius

Kabar mengejutkan datang dari Merkurius. Pesawat Messenger milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan kandungan besar air es di planet terdekat dengan matahari itu. Ini membuktikan Merkurius sebenarnya tidak sepanas seperti perkiraan sebelumnya. Suhu di Merkurius bisa mencapai 427 derajat Celsius. Namun, di sekitar kutub utaranya, di daerah yang permanen terlindung dari panas matahari, terdapat campuran air beku dan bahan organik dalam jumlah besar. Kandungan besar es terlihat dari posisi 85 derajat lintang utara sampai kutub. Ke arah sebaliknya, jumlah es menipis hingga sejauh 65 derajat lintang utara. “Temuan ini…

Badai Raksasa Mengamuk di Kutub Utara Saturnus

Sebuah potret menakjubkan berhasil diabadikan wahana Cassini milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Wahana yang mengorbit di Saturnus itu menangkap sebuah badai raksasa yang mengamuk di kutub utara planet bercincin tersebut. Cassini memotret badai dahsyat itu kemarin, Rabu, 28 November 2012, dan langsung mengirimkannya ke Bumi pada hari itu juga. Para ilmuwan yang terlibat dalam misi Cassini mengatakan, badai mengerikan itu mengingatkan pada badai Sandy yang baru-baru ini menerjang Amerika Serikat. “Awan hitam dengan petir berkilatan serta pusaran besar tampak berputar-putar,” ujar ilmuwan misi Cassini, Kamis, 29 November 2012. Cassini…

Mengapa Ada Air di Merkurius ?

Penemuan kandungan air es di Merkurius menjadi kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan. Spekulasi tentang es air di planet terdekat dengan matahari itu telah muncul sejak lebih dari 20 tahun. Kini spekulasi itu terjawab oleh pesawat Messenger milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 1991, astronom menembakkan sinyal radar dari bumi ke Merkurius dan menerima hasil yang menunjukkan mungkin ada es di kedua kutub planet itu. Dugaan awal ini diperkuat pengukuran tahun 1999, menggunakan sinyal radar Arecibo Observatorymicrowave di Puerto Rico, yang juga menunjukkan daerah putih yang diduga sebagai air es. “Bagaimanapun…

Kisah Ahli Astronomi Berburu Exomoon: Mencari Kehidupan Baru

Para ahli astronomi melakukan pengamatan menggunakan Hubble Space Telescope untuk menemukan eksomoon, sebuah satelit alam yang mengelilingi eksoplanet. Exoplanet sendiri merupakan sebuah planet di luar sistem tata surya. Pengamatan ini dilakukan dengan mengarahkan Hubble Space Telescope ke arah sebuah sistem bintang yang terletak 4000 tahun cahaya dari bumi. Penemuan exomoon akan membuka sebuah kesempatan untuk hidup di luar tata surya di alam semesta ini. David Kipping dan Alex Teachey dari Columbia University menjadi pemimpin dari sebuah tim yang pada awal tahun ini mengumumkan penampakan kandidat eksomoon yang mengorbit planet Kepler 1625-b. Mereka…

Astronom Pindai Benda di Tata Surya Berbentuk Cerutu, Alien Kuno ?

Para astronom Amerika Serikat memindai objek luar angkasa yang menandai adanya kehidupan dari galaksi lain di tata surya.  Objek itu berbentuk cerutu besar yang masuk ke tata surya dari galaksi lain dan terbang melewati Bumi pada Oktober lalu. Diduga objek itu semacam artefak dari peradaban alien kuno. Astronom yang terlibat dalam Search for Extra-Terrestrial Intelligence atau SETI akan mengubah teleskop raksasanya menuju ke arah artefak bernama “Oumuamua” tersebut. Baca: Alien itu Ada, Ilmuwan: Bentuknya Bisa Saja Robot Oumuamua adalah objek pertama yang ditemukan di tata surya yang tampaknya berasal dari bagian lain galaksi dan diasumsikan sebagai asteroid. …

Sebelum Observatorium Timau, Warga Kupang Sudah Akrabi Astronomi

Masyarakat tradisional Kupang ternyata tidak asing dengan astronomi. Itu menjadi salah satu alasan dibangunnya fasilitas observatorium di lereng Gunung Timau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca: Kisah Ahli Astronomi Berburu Exomoon: Mencari Kehidupan Baru Mereka sudah menggunakan bintang-bintang sebagai penanda waktu dalam kegiatan sehari-hari. Salah satu mata pencaharian masyarakat di sekitar Gunung Timau adalah memanen madu lebah hutan (Apis dorsata) di sekitar Gunung Timau dan Mutis. Menariknya, berdasarkan keterangan yang diterima Tempo baru-baru ini, masyarakat memakai gugus bintang Pleiades untuk menentukan kapan madu hutan boleh dipanen. Mereka memanen madu saat Pleiades, dalam…

Aphelion, Jarak Bumi dan Matahari Bertambah 2,5 Juta Kilometer

Sebagian orang percaya aphelion atau posisi terjauh bumi dengan matahari membuat suhu turun hingga drastis atau ekstrem. Pun sebaliknya ketika perihelion atau posisi terdekat bumi dengan matahari. “Ya ada anggapan begitu dan nggak benar juga,” kata penggiat astronom di Bandung, Avivah Yamani. Setiap tahun, bumi beredar mengelilingi matahari dengan garis orbit berbentuk elips atau lonjong. Selama peredarannya itu, bumi bisa mencapai jarak terdekat dengan matahari atau perihelion pada Januari dengan variasi tanggal. Jaraknya 146 juta kilometer lebih. Adapun aphelion yang biasanya pada Juli dengan variasi tanggal berbeda, berjarak 1,0167 AU atau 152.505.000 kilometer. “Jarak…

Mengapa NASA Getol Memburu Gas Metana di Mars ?

Perburuan kehidupan di Mars terus bergulir. Misi ambisius Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ini memasuki babak baru saat robot Curiosity gagal mendeteksi gas metana di atmosfer Planet Merah pada beberapa endusan pertama. Begitu banyak ilmuwan dan awam kecewa dengan hasil pembacaan awal peranti Analisis Sampel Mars (SAM) yang terpasang di Curiosity. Sebab, penemuan metana telah lama dikaitkan dengan adanya kehidupan di suatu planet, dalam kasus ini, Mars. “Semua orang gembira tentang kemungkinan adanya gas metana di Mars karena kehidupan selalu menghasilkan metana,” kata Sushil Atreya, pakar SAM dari…

Sepasang Komet Berdekatan Malam Ini

Sepasang komet muncul bebarengan di langit malam ini. Diamati dengan teleskop kecil, komet alias bintang berekor tampak seperti bergandengan pada jarak amat dekat. “Bagaikan pesta komet buat masyarakat dan ahli astronomi,” ujar astronom Amerika Serikat Bob Berman seperti dikutip Space.com. Komet pertama bernama 168P/Hergenrother yang malam ini berjarak sekitar 80 juta kilometer dari bumi. Komet ini dilihat pertama kali oleh ahli astronomi Carl Hergenrother pada 1998. Komet ini mengelilingi matahari dalam lintasan berbentuk elips setiap 6,9 tahun sekali. Dalam putaran kali ini, komet paling dekat matahari pada 1 Oktober lalu. Dalam…

Benarkah Bumi Segera Kiamat Karena Kutub Magnet Terbalik ?

Dalam beberapa tahun belakangan muncul banyak sekali prediksi tentang kiamat karena terbaliknya medan magnet Bumi di Kutub Utara dan Selatan. Menurut teori yang melatarbelakangi prediksi tersebut, dua kutub Bumi yakni Kutub Selatan dan Kutub Utara bakal terbalik. Pada hari itu, matahari diprediksi akan padam dan semua bintang di luar angkasa bakal berjatuhan ke Bumi. Pertanyaannya, benarkah kiamat terjadi hanya karena medan magnet Bumi terbalik? Meski soal kiamat adalah urusan Tuhan, para peneliti membenarkan bahwa terjadi pelemahan pada satu-satunya perisai Bumi itu. Sekelompok peneliti mengklaim bahwa anomali aneh luar angkasa yang disebut dengan South Atlantic Anomaly yang membentang…

Asteroid Raksasa Bergerak Mundur Masuk ke Tata Surya

Para ahli astronomi dibuat bingung dengan kemunculan asteroid antar bintang asing di Tata Surya. Batu angkasa raksasa itu merupakan asteroid alien kedua yang masuk ke Tata Surya. Sebelumnya sebuah asteroid antar bintang berbentuk cerutu yang disebut Oumuamua muncul pertama kali pada tahun lalu. Disebut dengan 2015 BZ509, asteroid antar bintang kedua ini memiliki keunikan tersendiri. Menurut pengamatan ahli astronomi, asteroid antar bintang kedua ini berbagi orbit dengan Planet Jupiter. Anehnya, asteroid ini mengorbit dalam gerakan mundur sambil mengitari Matahari bersama Planet Jupiter sejak tersedot ke Tata Surya. Asteroid itu memiliki…