Kudeta PDIP melalui PSI

Hadirnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diduga kuat diisi para pendukung Ahok yang tergabung dalam TemanAhok telah memaksa PDIP lebih cepat mengumumkan pencapresaan Jokowi dari tradisi biasanya. Kita semua tahu bahwa PSI yang berkampanye sebagai partai anti korupsi baru-baru mengadakan pertemuan dengan Jokowi, sangat disayangkan mereka membahas pilpres di istana. Itu berarti PSI dan Jokowi menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kelompok. Wajar bila muncul dugaan bahwa PSI didanai orang-orang kuat di republik ini, mereka yang memiliki modal besar atau lebih dikenal sebagai 9 naga diduga kuat dibelakang PSI. Kiranya PSI…

Pendaftaran Capres/Cawapres, Komisioner KPU: Massa Akan Dibatasi

Usai pendaftaran bakal calon legislatif dilakukan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan kembali menerima pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Periode pendaftaran tersebut akan dibuka pada 4 hingga 10 Agustus 2018. Sama seperti skenario pendaftaran Bacaleg tempo hari, KPU nantinya membatasi jumlah massa. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan jalannya proses pendaftaran capres/cawapres lancar. Baca Juga: SBY: Prabowo Adalah Capres Kita 1. Massa yang datang akan dibatasi ANTARA FOTO/Reno Esnir Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU),Wahyu Setiawan mengatakan jika nantinya massa yang hadir dalam jumlah yang banyak, tetap ada batasan…

Sering ke Luar Negeri, Sandiaga Dikritik Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno untuk kelima kalinya melakukan kunjungan kerja keluar negeri. Kali ini Ibu Kota Rusia, Moskow jadi tujuan kunjungannya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono pun mengkritik keras politikus Partai Gerindra itu. 1. Momentumnya tidak tepat IDN Times/ Gregorius Aryodamar Pranandito Sebenarnya, Gembong tak mempermasalahkan Sandiaga kunjungan kerja ke luar negeri. Namun, dia menyangkan Sandi pergi pada waktu yang tidak tepat, karena sebentar lagi Jakarta akan menggelar Asian Games 2018. “Pak Sandi ketika kunjungan ke luar negeri harus lihat momentum dulu.…

Bacalegnya Disebut Mantan Koruptor, Gerindra Lapor ke DKPP

Tiga nama bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Trenggalek dari partai Gerindra masuk dalam daftar bacaleg mantan narapidana kasus korupsi yang dikeluarkan oleh Bawaslu. Namun, Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Hendro T Subiyantoro menyangkal ketiga bacalegnya tersebut merupakan mantan napi korupsi. “Itu Bawaslunya yang salah,” ujarnya ketika dikonfirmasi IDN Times, Jumat (27/7). 1. Memang mantan napi tapi bukan korupsi Ketiga nama bacaleg tersebut adalah Kait Sutrisno, Dwi Utomo, dan Agus Syaiful Rochmad. Hendro mengaku bahwa ketiganya memang pernah terjangkit kasus pidana. Namun ketiga kasus tersebut bukan kasus korupsi. “Kait Sutrisno…

Demokrat Anggap Aneh PDIP Lapor Peristiwa 27 Juli ke Komnas HAM

Sabtu kelabu, 22 tahun silam tepatnya pada 27 Juli 1996, kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia diambil paksa oleh massa kubu Soerjadi yang mengklaim juga berhak atas gedung itu. Setelah 22 tahun berlalu, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristianto tiba-tiba melaporkan peristiwa tersebut ke Komnas HAM. Selain membuat laporan, Hasto juga meminta agar Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau bicara terbuka mengenai peristiwa tersebut. Tetapi, sikap PDI Perjuangan itu ditanggapi dingin oleh Partai Demokrat. Mereka menganggap laporan yang dibuat partai berlambang hidung moncong putih itu sebagai laporan kesiangan. “Laporan…

Bawaslu Temukan 199 Eks Koruptor Daftar Caleg DPRD

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan 199 mantan narapidana kasus korupsi yang terdaftar sebagai bakal calon legislatif (caleg) DPRD tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Mereka didaftarkan partai politik masing-masing di Pileg 2019. Dari 199 daftar tersebut antara lain terdapat 30 eks napi korupsi yang terdaftar sebagai bakal caleg DPRD di 11 provinsi, 148 eks napi korupsi terdaftar sebagai bakal caleg DPRD di 93 kabupaten, dan 21 eks napi korupsi terdaftar sebagai bakal caleg DPRD di 12 kota. “Sejauh ini (jumlah tersebut) penelusuran hasil pengawasan yang masih divalidasi dan dipastikan,” ujar…

Begini Sosok AHY di Mata Prabowo Subianto

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan tanggapan tentang sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebut akan dijadikan sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019. Menurutnya, AHY adalah sosok pemuda yang memiliki banyak talenta. Sehingga, anak sulung dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut menjadi pertimbangannya. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan juga mengungkapkan bahwa pihak Prabowo lah yang mengusulkan adanya pasangan Prabowo-AHY. Lantas seperti apa sosok AHY di mata Prabowo ya? 1. AHY disebut anak bangsa yang potensial Prabowo mengatakan, AHY adalah salah satu anak bangsa…

Jadikan Pelakor Caleg, DPP Hanura Didemo

Kantor DPP Hanura di Jalan Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, digeruduk massa pada Rabu siang, 18 Juli 2018. Massa tersebut berasal dari simpatisan Partai Hanura yang menuntut pengurus untuk lebih selektif dalam memilih calon legislatif (caleg) dalam pemilu 2019 mendatang. Tuntutan ini disampaikan lantaran salah satu caleg adalah pedangdut Siska Dewi. Sosok Siska dinilai memiliki rekam jejak yang kurang baik dan lekat dengan citra ‘pelakor’ (perebut lelaki orang), yang nantinya malah akan membuat buruk citra partai. Andriyano, kordinator aksi mengatakan, aksi yang digelar ini untuk menjaga nama baik partai. Karena…

Simak Nih, Kata Kapitra soal Namanya Masuk Daftar Caleg PDIP

Praktisi hukum Kapitra Ampera yang sebelumnya dikenal sebagai aktivis Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar jumpa pers untuk menjelaskan duduk perkara tentang kabar yang menyebutnya menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) PDI Perjuangan di Pemilu 2019 dari daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar). Mantan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab itu mengaku direkomendasikan menjadi caleg dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut untuk kursi DPR. Menurut Kapitra, sahabat dan saudara-saudara dekatnya memang merekomendasikan namanya untuk menjadi caleg DPR lewat PDIP. Sejauh ini Kapitra juga masih menjalin komunikasi dengan PDIP guna mengonfirmasi kabar soal namanya…

Inilah Data Sementara Calon Anggota Legislatif DPR RI

Komisi Pemilihan Umum RI memaparkan data sementara jumlah calon anggota legislatif DPR RI yang telah dimasukkan partai politik peserta Pemilu 2019 ke dalam sistem informasi pencalonan (silon) KPU. “Kami sampaikan jumlah caleg berbasis data yang sudah di-‘upload’ (unggah) partai politik di silon. Bisa saja jumlah caleg yang disampaikan melalui ‘hardcopy’ lebih banyak dari di silon, karena mungkin ada yang belum dimasukkan di silon,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman di Jakarta, Rabu (18/7). Berdasarkan data yang masuk di silon KPU RI hingga Rabu siang, jumlah caleg DPR RI masing-masing partai…

Lama Dicari Polisi, Reza Chalid Nongol Sebaris dengan Menteri Dengerin Pidato Jokowi di Nasdem

Lama dicari karena terlibat kasus “papa minta saham”, pengusaha minyak Reza Chalid muncul di acara Nasdem. . Kehebohan soal Reza Chalid ini bermula di dunia maya dari cuplikan video pidato Presiden Jokowi di acara Akademi Bela Negara yang digelar Nasdem pada Senin (16/7/2018). . Cuplikan video itu diawali dengan penampakan Jokowi yang berpidato di atas podium. Kamera kemudian beralih. Menyapu hadirin yang ada di barisan depan di sisi kiri. Tampaklah sebelah kiri ada pria dengan kumis tebal. Warganet lantas heboh dan meyebut sosok itu adalah Reza Chalid. . Saat dikonfirmasi…

Ketik Idiot di Google, yang Muncul Malah Donald Trump

Pernah mencari dengan menggunakan kata “idiot” di Google? Kalau belum, ada baiknya untuk dicoba, karena hasilnya bisa jadi akan sangat menghibur. Kala sinonim bodoh itu dimasukkan di mesin pencari tersebut, lalu pencarian diubah menjadi mode gambar, maka wajah Donald Trump adalah hasil yang paling banyak keluar. Kenapa bisa begitu? Secara garis besar, alasannya karena Presiden Amerika Serikat tersebut adalah seorang ‘idiot’. Paling tidak itu yang dikatakan oleh Robert de Niro. Aktor kawakan tersebut melabeli Trump dengan kata idiot lantaran pria berusia 72 tahun itu dinilainya tidak tahu apa yang ia katakan dan kerjakan.…

TGB Dukung Jokowi, Prabowo Subianto Menanggapi Santai

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, tak mempermasalahkan jika Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, mengalihkan dukungannya kepada Joko Widodo tau Jokowi. Menurut dia, dalam demokrasi siapapun boleh menentukan pilihannya sendiri. “Ya ini demokrasi. Siapapun boleh mendukung siapapun. Ya boleh dong, itu hak beliau,” ucap Prabowo di Kediamannya, Jakarta, Sabtu 7 Juli 2018. Prabowo yakin dukungan TGB kepada Jokowi tak akan mempengaruhi suara massa Islam. Menurutnya, masih banyak tokoh yang menjadi panutan, salah satunya Amien Rais. “Kita ada Amien Rais, Sudrajat, ada ustad Sambo nih,” pungkasnya. Pada Pilpres 2014 lalu,…

Prabowo Habis-habisan Hajar Real Count KPU di Jateng-Jatim, Beberin Siapa yang Curang

Prabowo Subianto masih belum mau menyerah dua jagoannya di Pilgub Jateng dan Jatim tumbang. Upaya agar martabat partai dan kandidatnya di Pilkada 2018 tetap tinggi, ia memastikan mengambil Langkah hukum. “Kita siap untuk ambil langkah-langkah untuk menggugat seandainya pengumumannya dinyatakan bahwa calon-calon kita dinyatakan kalah,” tegas Ketum Gerindra itu. Di Pilkada Jawa Tengah, dia mendapat aduan dari calon gubernur Sudiraman Said bahwa ada 3,7 juta suara bermasalah. Sementara di Jawa Barat, masalah yang ditemui juga sama, yakni seputar daftar pemili tetap (DPT) yang diduga fiktif. Tidak hanya itu, Prabowo juga…

Waketum: Gerindra 100% dukung Prabowo Capres, tak ada peluang buat Anies

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan tidak ada peluang bagi Anies Baswedan untuk mendapatkan dukungan sebagai calon presiden. Partai sudah bulat mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto. “Partai Gerindra tetap 100% mendukung Prabowo untuk menjadi Capres 2019. Menurut saya tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut pada Anies Baswedan,” kata Dasco dalam keterangannya, Minggu (8/7). Dia menjelaskan dua alasan mengapa tidak mungkin Gerindra mengalihkan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta itu. Pertama, partai berlambang garuda itu sudah memberikan mandat resmi melalui Rapimnas. “Dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh…

AHY ‘Dipinang’ Gerindra, Prabowo Subianto Segera Temui SBY

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Menjelang pendaftaran Pilpres 2019, komunikasi Partai Demokrat dan Gerindra semakin intens. Meski duet Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono masih sebatas wacana, namun kedua partai semakin matang menentukan arah koalisi. Kamis lalu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menemui Prabowo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan. “Sebenarnya begini, Pak Prabowo itu setuju untuk dipasangkan dengan AHY. Jadi justru dari sana idenya,” ujar Syarief saat dihubungi IDN Times, Jumat (6/7). 1.Wacana memasangkan Prabowo-AHY datang dari Gerindra Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono membenarkan wacana menduetkan Prabowo-AHY. Menurut Ferry, ada…

Menyingkap Kesamaan Pola Kemenangan Prabowo Subianto dan Khofifah, SBY Sikat Jokowi Pakai Cara Ini

Kemungkinan koalisi Partai Demokrat dengan Partai Gerindra dengan mengusung Prabowo Subianto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diibaratkan Pilgub Jawa Timur. “Prabowo hampir sama seperti Khofifah (Cagub Jatim). Sudah dua kali berkontestasi dan dua kali juga kalah,” kata anggota Dewan Pakar Jaringan Nusantara, Jansen Sitindaon, lewat surat elektronik, Sabtu (7/7/2018). Mengapa demikian? Karena, seperti Khofifah yang pernah kalah dua kali Pilgub Jawa Timur, Prabowo pun selalu berlawanan dengan calon yang didukung Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam dua kali pemilihan presiden. “Dua kali pilpres tidak pernah didukung dan bahkan jadi penantang SBY,…

Pilpres 2019 : Nasib Anies Baswedan di Tangan Prabowo Subianto

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut-sebut masuk ke dalam bursa capres dan cawapres. Salah satu partai yang digadang-gadang akan mengusung Anies adalah Partai Gerindra. Anies kabarnya akan disandingkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono tak menampik kabar ini, namun ia mengatakan keputusan terakhir tetap ada di tangan Prabowo. 1. Anies sempat meminta pertimbangan Prabowo untuk maju di Pilpres Terkait dengan nama Anies yang menjadi kandidat cawapres untuk Prabowo, Ferry menjelaskan bahwa jadi atau tidaknya Anies dipasangkan dengan ketua…

Gerindra Jabar: Prabowo Subianto Sudah Presiden

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berperan besar menggenjot raihan suara untuk pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) di masa kampanye Pilgub Jawa Barat 2018. “Saya kira ini adalah dominasi, salah satunya, adalah Prabowo,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (7/7). Melihat pengaruhnya yang besar di Jawa Barat, Prabowo Subianto bahkan dapat dianggap sudah menjadi presiden. Dukungan signifikan yang diperoleh pasangan Asyik dari masyarakat Jabar tidak lain karena kontribusi Prabowo yang masih melekat di hati masyarakat. “Buat Gerindra Jawa Barat Prabowo sudah presiden, karena Prabowo…

Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Bisa Jadi Cawapres

Politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin menilai dukungan Tuan Guru Bajang (TGB) untuk dua periode kepemimpinan Joko ‘Jokowi’ Widodo bisa menjadi pertimbangan khusus agar Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dipilih mendampingi Jokowi bertarung pada Pilpres 2019. 1. TGB diminta mempersiapkan diri Pada dasarnya, Jokowi memiliki keputusan sendiri untuk menentukan siapa pendampingnya sebagai bakal calon wakil presiden. Karenanya, Ngabalin meminta agar pihak yang serius ‘meminang’ Jokowi untuk mempersiapkan diri, termasuk TGB. “Saya pikir siapa saja harus mempersiapkan diri, dan tidak ada salahnya dia (TGb) declare dirinya menjadi cawapres, tidak ada masalah,” kata…

Koalisi Demokrat-Gerindra, Low Cost High Performance

Kemungkinan koalisi Partai Demokrat dengan Partai Gerindra dengan mengusung Prabowo Subianto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diibaratkan Pilgub Jawa Timur. “Prabowo hampir sama seperti Khofifah (Cagub Jatim). Sudah dua kali berkontestasi dan dua kali juga kalah,” kata anggota Dewan Pakar Jaringan Nusantara, Jansen Sitindaon, lewat surat elektronik, Sabtu (7/7). Mengapa demikian? Karena, seperti Khofifah yang pernah kalah dua kali Pilgub Jawa Timur, Prabowo pun selalu berlawanan dengan calon yang didukung Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam dua kali pemilihan presiden. “Dua kali pilpres tidak pernah didukung dan bahkan jadi penantang SBY,…

Pilpres 2019: Jokowi Sudah Kantongi Nama Pendampingnya

Presiden Joko “Jokowi” Widodo ternyata telah mengantongi nama calon pendampingnya di Pilpres 2019. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Jokowi di depan ribuan aktivis 98 yang hari ini memadati JI Expo Kemayoran, Sabtu (7/7). Lantas siapa yang akan menjadi pasangan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang? Hmmm..coba tebak! 1. Nama pasangan Jokowi sudah ditetapkan Saat memberikan sambutan, Jokowi mengatakan nama yang akan mendampinginya sudah ada, sudah terpilih, hanya tinggal diumumkan ke publik saja. “Sudah ada (namanya), tinggal diumumin,” katanya singkat. Namun Jokowi tak menyebutkan siapa nama pendampingnya. Ia juga memberikan kisi-kisi tentang nama…

Disandingkan Dengan AHY, Prabowo: Masih Wacana

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto buka suara tentang namanya yang disandingkan dengan Ketua Komandan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Prabowo mengatakan jika usulan memasangkan dirinya dengan AHY tersebut masih belum bulat. Prabowo menyampaikan bahwa partainya harus merundingkan hal itu dengan partai koalisi lainnya, yaitu PKS dan juga PAN yang digadang akan masuk ke dalam koalisi mereka. Sampai ketiganya duduk bersama, wacana duet Prabowo-AHY masih belum menjadi keputusan resmi. 1. Gerindra tidak akan mengambil keputusan tanpa PKS dan PAN Prabowo menerangkan bahwa dia selalu berusaha untuk menjalin persahabatan…

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Saya Merinding Banget

Politi Partai Golongan Karya (Golkar), Ali Mochtar Ngabalin, angkat bicara soal dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi kepada Presiden Republik Indonesia Joko ‘Jokowi’ Widodo untuk meneruskan kepemimpinanya hingga tahun 2024. 1. Dukungan TGB berdasarkan kapasitasnya sebagai ulama Menurut Ngabalin, keputusan TGB mendukung Jokowi dua periode didasari atas pertimbangannya sebagai ulama dan kaum intelektual. “TGB ini temen, adik, dan sahabat saya. Anda mesti ingat bahwa selama kepemimpinannya menjadi gubernur di NTB beliau merasakan anggaran pendapatan belanja negara kemudian distribusi anggaran dari pusat, sejumlah proyek-proyek kegiatan…

Agungkan Jokowi, Ngabalin Remehkan Prabowo-AHY, “Mereka Cuma Kroco-kroco…”

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Jokowi tidak pernah khawatir dengan koalisi apapun yang akan dibentuk oleh rival politiknya di Pilpres 2019. . Termasuk, kemungkinan koalisi Partai Gerindra dengan Partai Demokrat yang mewacanakan pasangan Prabowo Subianto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belakangan ini. . “Tidak, tidak sama sekali. Pak Jokowi tidak takut dengan ancaman apapun, apalagi cuma kroco-kroco begitu. Tidak ada urusannya,” ujar Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, Sabtu (7/7/2018). . Baca Juga: Ingat, Mayoritas Pendukung TGB Ingin #2019GantiPresiden TGB Akhir-Akhir Ini…

TGB Akhir-Akhir Ini Bikin Blunder

Pernyataan dukungan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) untuk Jokowi berkuasa dua periode dinilai justru blunder. “TGB sebetulnya sudah dianggap pemimpin “Sufistik dan Santri” yang mewakili umat Islam. Tapi pernyataan itu akhirnya jadi blunder,” tutur Direktur Eksekutif Global Base Review (GBR) Rusdianto Samawa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu,(8/7). Seharusnya, menurut dia, TGB bisa memahami keinginan umat Islam agar bergandengan bersama Prabowo Subianto yang direkomendasikan oleh Perhimpunan Alumni 212 beberapa waktu lalu. “Keberpihakan TGB kepada Jokowi yang diketahui melalui media TV dan pemberitaan itu, sangat disesalkan…

Gerindra Jabar klaim PKS dan PAN setuju Anies jadi cawapres Prabowo

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Anggawira mengatakan PKS dan PAN menyetujui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. “Insya Allah partai koalisi Gerindra, PKS, PAN sudah menerima Mas Anies untuk maju sebagai cawapres Pak Prabowo. Partai koalisi mempertimbangkan apa yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini,” kata Anggawira dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (7/7) malam seperti dikutip Antara. Anggawira yang merupakan mantan juru bicara Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungkapkan Anies juga telah menemui Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk mencari…

Keakraban TGB, Bachtiar Nasir dan Aa Gym di Istiqlal

Anggota Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Bachtiar Natsir, bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Mereka berdua menjadi penceramah dalam acara Kajian Tauhid dari KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Bachtiar mengisi ceramah sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (8/7/2018). Saat itu, Aa Gym, dan TGB belum datang. Bachtiar mengisi ceramah keagamaan di hadapan ratusan orang di masjid Istiqlal. Dia, berceramah tentang nilai tauhid dalam surat Al Fatihah. Bachtiar selesai berceramah sekitar pukul 10.30 WIB.…

Ingat, Mayoritas Pendukung TGB Ingin #2019GantiPresiden

Pernyataan dukungan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) untuk Jokowi berkuasa dua periode menjadi kontroversi di tengah publik, khususnya umat Islam. Pernyataan itu bisa menjadi bargaining dukungan Jokowi di NTB, mengingat simpatisan TGB sangat banyak di provinsi seribu masjid itu. “Khawatirnya, TGB dipakai oleh Jokowi untuk menarik perhatian pendukung dan simpatisannya. Karena lumayan besar pendukung TGB. Di NTB saja, TGB itu sangat diidolakan,” kata Direktur Eksekutif Global Base Review (GBR) Rusdianto Samawa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/7). Namun menurut putra asli Sumbawa itu, hanya…

Said Aqil: Anies Selesaikan Dulu Jadi Gubernur Di Jakarta

Wacana pencapresan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2019 mendatang ramai jadi perbincangan di publik. Diduga ingin mengikuti jejak Jokowi di tahun 2014, Anies akhir-akhir ini gencar tampil ke ranah publik bukan sebagai gubernur melainkan capres atau cawapres 2019. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta kepada Anies Baswedan alangkah baiknya menyelesaikan dahulu tugasnya di Jakarta. “Gimana ya? Kalau menurut saya sih ya (Anies Baswedan) selesaikan dulu jadi gubernur,” kata Kiai Said di sela-sela acara Halal Bi Halal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta, Minggu…

Begini Sosok AHY di Mata Prabowo Subianto

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan tanggapan tentang sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebut akan dijadikan sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019. Menurutnya, AHY adalah sosok pemuda yang memiliki banyak talenta. Sehingga, anak sulung dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut menjadi pertimbangannya. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan juga mengungkapkan bahwa pihak Prabowo lah yang mengusulkan adanya pasangan Prabowo-AHY. Lantas seperti apa sosok AHY di mata Prabowo ya? 1. AHY disebut anak bangsa yang potensial Prabowo mengatakan, AHY adalah salah…

TGB Dukung Jokowi, Prabowo: Bukan Ancaman

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) terhadap Joko “Jokowi” Widodo untuk kembali maju di Pilpres 2019. Menurut Prabowo, setiap orang bebas berdemokrasi dan menentukan pilihannya masing-masing. Dia juga mengaku jika dukungan TGB kepada Jokowi di Pilpres 2019 bukanlah suatu ancaman untuk koalisinya. 1.TGB mendukung Jokowi, hak demokrasi setiap orang Masalah TGB yang memilih untuk mendukung incumbent di Pilpres 2019, menurut Prabowo bukan menjadi masalah besar. Prabowo menyampaikan jika setiap orang bebas berdemokrasi.…

Ani Yudhoyono ulang tahun, cara 2 menantunya beri ucapan ini berbeda

Ani Yudhoyono rupanya baru saja merayakan ulang tahun pada hari Jumat (6/7) kemarin. Mantan Ibu Negara ini lahir pada 6 Juli 1952, dan kini genap berusia 66 tahun. Hari istimewa dari istri mantan orang nomor satu di Indonesia ini tentu saja diperingati oleh orang-orang terdekatnya. Ya, sebagai istri, ibu dan nenek, kehidupan Ani sudah sangat lengkap. Memiliki dua putra yang membanggakan serta menantu yang cantik dan pintar mengurus anak-anak. Selain itu, selalu ada cucu yang siap menghibur sang pepo dan memo, begitu sebutan mereka dari anak, menantu dan cucu. Rupanya kedua…

Pakar IT Hermansyah Soroti Situs KPU Yang Dinilai Janggal, Kok Ada ITB di Port Situs KPU ?

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Situs perhitungan hasil pilkada serentak KPU menjadi sorotan publik. Setelah DOWN tidak bisa diakses sejak Jumat malam 29 Juni 2018. Lalu mulai hari Minggu situs resmi KPU itu hanya menampilan pesan aneh berbunyi: . “Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi Hasil Pemilihan, untuk sementara layanan ini kami tidak aktifkan”. Link: https://infopemilu.kpu.go.id/ . Padahal anggaran APBN yang digelontorkan untuk KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 ini mencapai Rp 11,9 Triliun. Tapi urus situs aja gak becus. . Hal ini juga jadi sorotan ahli IT alumnis ITB Hermansyah, yang dibacok di…

Anies Baswedan Resmi Lantik Rustam Effendi Jadi Wali Kota Jakbar dan Rotasi Kadis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat tinggi pratama, administrator, dan widyaiswara ahli utama di lingkungan Pemprov DKI. . Pejabat yang akan dilantik sudah siap di ruangan sebelum Anies datang. Tidak lama kemudian, Anies tiba di Balai Agung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Pelantikan langsung dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilakukan dengan pelantikan para pejabat. . “Saya, Gubernur DKI Jakarta, dengan ini melantik Saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Pemprov DKI. Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas…

Prabowo Subianto Tetap Is The Best

OLEH: ZENG WEI JIAN HASIL pilkada punya devastating effects. Banyak klik ambisius memaksimalkan momentum mendeskreditkan Prabowo Subianto. Mereka punya agenda sendiri; “ingin berkuasa”. Nafsu banget. Terang-terangan ngusulin Prabowo as The King Maker, sampai deklarasi-deklarasi “Anies for President”. Padahal, Anies punya etika politik. Berulang kali dia menyatakan tidak mungkin menelikung Prabowo. Mereka pengaruhi orang-orang baik supaya mengusung jagoan mereka. Bila tembus, sudah kebayang proyek-proyek yang bisa mereka embat. Ada proverb yang pas seandainya orang-orang baik ini terhasut; “Good men do bad things, roads to hell are paved with good intentions and…

Hitung Cepat C1 Menangkan Ridwan Kamil, PKS: Kita Harus Kesatria

DPP PKS memilih kesatria menyikapi hasil hitung cepat C1 Pilgub Jawa Barat 2018. Hasil hitung cepat C1 PKS Jabar menunjukkan kemenangan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. “Ada yang berpendapat nunggu 9 Juli, tapi PKS pikir, teman-teman saya cek, kenapa. Saya pikir kita harus kesatria. Kader sudah bekerja keras, relawan luar biasa, tapi hasilnya memang Kang Emil lebih tinggi, kita harus ucapkan selamat,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018). “Di politik, biasa menang-kalah,” tegas Mardani. Ketua Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan hasil…

Kecil Peluang JK-Anies Berlaga Di Pilpres 2019

Upaya mendorong Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meramaikan ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 diyakini tak akan berjalan mulus. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris menilai, majunya JK sebagai calon presiden susah karena terganjal partai pengusung. “JK-AHY atau JK-Anies. Jadi semua kemungkinan itu ada. Cuma hambatannya tetap pada partai pengusung yang mana,” katanya dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/7). Diakuinya JK memang sebagai politisi senior Partai Golkar. Namun pada kenyataannya, mayoritas kader partai berlambang pohon beringin itu lebih memilih mendorong ketua umumnya, Airlangga…

Mantap dan Tegas! Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad Soal TGB Dukung Jokowi

Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung Presiden Joko Widodo dua periode. Ustaz Abdul Somad, koleganya sesama alumni Al-Azhar, banyak ditanya soal pilihan politik TGB. Sang ustaz hanya punya satu jawaban. Apa itu? Respons tegas Ustaz Abdul Somad itu diunggah ke akun Instagram-nya, @ustadzabdulsomad, Kamis (5/7/2019). Ustadz Somad mengunggah tangkapan layar percakapan Whatsapp orang yang menanyakan soal TGB. Akun tersebut bercentang biru, atau terverifikasi. Ada empat tangkapan layar WA yang diunggah Somad. Semua pertanyaan menanyakan sikap dan mengkonfirmasi dukungan TGB itu. Semua pertanyaan ditangapi Ustadz Somad…

Wali Kota Rustam Effendi, Dicopot Ahok Dilantik Anies

Rustam Effendi jadi satu dari 17 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang dilantik Gubernur Anies Baswedan, Kamis (5/7). . Anies melantik Rustam jadi Wali Kota Jakarta Barat. Pria berusia 58 tahun itu menggantikan Wali Kota Jakarta Barat sebelumnya Anas Effendi. . Rustam bukan nama baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia pernah menjadi Wali Kota Jakarta Utara setelah dilantik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2 Januari 2015. . Nama Rustam sempat jadi sorotan setelah ia berseteru dengan Ahok pada 2016 lalu. Ahok sering menugaskannya untuk melakukan penertiban di…

Sejumlah Tokoh Angkat Bicara Tanggapi Pernyataan TGB Zainul Majdi tentang Pemerintah Butuh 2 Periode

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan waktu dua periode agar tercapai visi-misinya. . Pernyataan tersebut disampaikan TGB berdasarkan pengalaman pribadinya saat menjadi Gubernur yang membutuhkan waktu 2 periode dalam menjadikan NTB menjadi lebih maju. . “Menurut saya, untuk kasus saya, NTB membutuhkan waktu 2 periode, konteks NTB dengan segala keterbatasannya butuh 2 periode. Untuk Indonesia menurut saya fair jika kita memberikan kesempatan kepada pemimpin untuk melaksanakan visi visinya secara berkelanjutan untuk dua periode,” ujar TGB seperti yang dikutip TribunWow.com dari tayangan Youtube CNN Indonesia,…

Lagi-lagi Anies Baswedan Diserang Hoax

Anies Baswedan tak habis-habis diserang fitnah. Kali ini, Anies difitnah telah menolak permintaan penggunaan lahan taman Monumen Nasional (Monas) yang diajukan Panita Rembuk Nasional Aktivis 98. . Kabar bohong ini pertama kali dicuitkan akun @INTAN94OK seraya mengunggah sebuah dokumen yang ditandatangani Anies Baswedan. Kicauan bohong yang menyudutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini langsung ditanggapi oleh Naufal Firman Yursak. Naufal Firman Yursak ✔@firmanyursak Ini yang belum sempat saya twitkan kemarin. Akun ini menyebar dokumen hoax. Gubernur @aniesbaswedan tidak pernah menandatangani surat di bawah inisaya akan jelaskan kejanggalan dan faktanya. https://twitter.com/intan94ok/status/1014483095540531200 ……

Politikus Jamal Ditangkap, Mahathir Terima Kasih ke Jokowi

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Politikus Malaysia, Jamal Yunos, yang ditangkap di Tebet, Jakarta Selatan, akan segera dideportasi. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas penangkapan itu. “Saya dapat telepon dari salah satu pejabat tinggi di Kepolisian Diraja Malaysia, Kepala Kepolisian Diraja Malaysia menyampaikan Prime Minister Mahathir Mohamad juga akan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018). Tonton juga ‘Ini Jamal Yunos, Kabur dari Malaysia dan Ditangkap di Tebet’: Baca juga: Kapolri:…

Fahri Hamzah: Saya Kader PKS Berhadapan dengan Oknum Pimpinan PKS yang Baru Berkuasa

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan tanggapannya terkait posisi dirinya sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui akun Twitter @Fahrihamzah, Minggu (30/6/2018). . Mulanya, Fahri mengajak teman-temannya sesama kader PKS yang masih membela buta pimpinan PKS untuk mulai membuka mata. . Karena pimpinan itu adalah manusia biasa yang memiliki kelemahan, terutama pimpinan politik yang pragmatis. . “Teman2 #KaderPKS yang masih Membela buta #PimpinanPKS marilah kita mulai buka mata. Pimpinan itu manusia biasa. Tak ada manusia yang tak ada kelemahan. Apalagi pimpinan dalam politik yang pragmatis. Percayalah….waktunya…

Fahri Hamzah Sebut Telah ‘Dibersihkan’ dari PKS hingga Diminta Jaga Jarak dengan Ketua Majlis Syura

Fahri Hamzah selaku wakil ketua DPR RI sedang menghadapi kepastian jabatannya di tubuh Partai Keadilan Sosial (PKS). Fahri Hamzah menuliskan ceritanya ketika menjadi kader PKS hingga ia disuruh mundur dari PKS melalui akun Twitter-nya, @fahrihamzah, Minggu (30/6/2018). Fahri menyebutkan dirinya telah ‘dibersihkan’ dalam jabatan partai dan tidak ada lagi jabatan untuk dirinya sejak pemimpin PKS menjabat tahun 2015. “Dalam jabatan partai, saya telah dibersihkan dan tak ada lagi jabatan sejak mereka menjabat Agustus 2015. Memang itu hak pimpinan baru, saya tidak Perlu disuruh mundur apalagi diminta pandangan. Yah..saya terima semuanya..sebab…

Keputusan Penting Gus Ipul – Puti Berdasar Saran Ulama

Pasangan Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno mengisyaratkan legawa atas kekalahan pada Pilkada Jatim. Meski demikian, atas permintaan para ulama, dugaan pelanggaran dan kecurangan tetap ditindaklanjuti. Setelah menggelar pertemuan dengan Puti di kediamannya, Jumat (29/6), Gus Ipul –sapaan Saifullah– memberikan sejumlah penjelasan kepada wartawan di posko pemenangannya. ”Siapa pun pemenangnya akan kami terima,” ujarnya. Sikap tersebut, lanjut Gus Ipul, merupakan hasil pertemuan dengan para ulama sepuh pada malam sebelumnya. Hanya, para ulama memutuskan untuk membentuk tim pencari fakta guna menindaklanjuti dugaan-dugaan pelanggaran dan kecurangan selama pilkada. Hasilnya akan dibuatkan catatan…

Gerindra: Kejujuran Seorang Rizal Ramli Sangat Diperlukan

Selain memiliki kapabilitas sebagai seorang calon presiden, Rizal Ramli juga mempunyai kejujuran untuk mengungkapkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono usai menjadi pembicara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 30/6). “Bahwa yang pertama pak RR memiliki kejujuran untuk mengungkapkan situasi ekonomi termasuk sekarang yang sedang kita alami,” jelasnya. Sebagai ekonom senior, Ferry yakin RR bisa menjelaskan penyebab jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar yang telah menembus Rp 14.390 per dollar AS. Apalagi, seolah-olah pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani membuat pernyataan…

Waketum: Gerindra Layak Pertimbangkan RR Jadi Pemimpin Nasional

Sosok ekonom senior Dr Rizal Ramli sangat layak dipertimbangkan menjadi calon alternatif saat Pilpres 2019. Begitu kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono saat ditemui usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6). Partai Gerindra, sambung Ferry, juga harus memasukkan nama RR sebagai bahan pertimbangan. Apalagi, Gerindra sangat konsen dengan isu perbaikan ekonomi Indonesia, yang sama persis selalu disuarakan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu. “Menurut saya Pak RR sangat layak untuk menjadi pemimpin nasional dan partai (Gerindra) juga patut mempertimbangkan,” ujar Ferry saat ditemui usai…

Koalisi Ummat Capreskan Amien, PBB: Memecah Koalisi Keumatan!

Partai Bulan Bintang (PBB) mengkritik sikap Koalisi Ummat Madani (KUM) yang mencapreskan Amien Rais. Sikap KUM dinilai memecah koalisi keumatan yang digagas Habib Rizieq dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. “Koalisi Ummat Madani yang lebih dahulu mencalonkan Pak Amien Rais sebagai capres adalah tindakan memecah koalisi keumatan yang digagas Habib Rizieq dan PA 212 serta GNPF,” ujar Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono kepada wartawan, Sabtu (30/6/2018). Sukmo menyebut KUM tidak bijak karena ‘curi start’. Padahal, kata Sukmo, parpol yang tergabung dalam koalisi keumatan masih menunggu hasil konsultasi dengan Habib…

Anton Tabah: Quick Count Pilgub Jabar Dan Jateng Tidak Lazim

Hasil hitung cepat alias quick count lembaga survei di Pilgub Jawa Barat dan Jawa Tengah 2018 dinilai tidak lazim. Apalagi jika dikaitkan dengan beberapa indikasi. Indikasi pertama, beberapa lembaga survei pro penguasa melakukan margin error lebih dari 300 sampai 400 persen dari hasil quick count. “Ini adalah kejanggalan bahkan kesalahan lembaga survei yang sangat fatal,” kata pemerhati sosial politik Anton Tabah Digdoyo, Sabtu (30/6). Kedua, rezim sangat ketakutan jika jagoannya kalah apalagi di pulau Jawa sebagai lumbung penentu kalah menangnya Pilpres 2019. Ketiga, sebelum Pilkada serentak 2018, Presiden Joko Widodo…

Tsamara Amany: Kami PSI Juga Ingin Duduk di Kursi DPR

Politisi PSI, Tsamara Amany mengaku bahwa banyak kader PSI yang ingin duduk di kursi DPR. Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @TsamaraDKI yang ia tuliskan pada Kamis (28/6/2018), mulanya, Tsamara menautkan sebuah pemberitaan bahwa MK mengabulkan sebagian uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Lantaran keputusan tersebut, Tsamara mengaku senang. Tsamara sangat bangga bahwa MK masih menjunjung tinggi demokrasi agar tetap sehat. Menurut Tsamara, rakyat punya hak mengkritik wakilnya tanpa haurs takut pidana. Tsamara menyebut jika UU MD3 tersebut terdapat sebuah pasal karet dan dapat…

Reaksi Fahri Hamzah saat Hasil Polling Pilgub Jabar yang Pernah Dia Buat Kembali Diungkit

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak menanggapi postingan netizen yang mengungkit hasil voting yang pernah dilakukannya. Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan akun Twitter @Fahrihamzah yang dicuitkan pada Kamis (28/6/2018). Awalnya, rekannya, Fadli Zon menyebut jika tagar 2019 ganti presiden yang selama ini digaungkan turut menentukan hasil pilkada. @fadlizon: “#2019GantiPresiden Ikut Menentukan di Pilkada 2018.” Postingan itu kemudian dikomentari oleh netizen yang menyinggung paslon Gerindra dan PKS di sejumlah daerah. @EkaAl_Rasyid: “Gimana ni @fadlizon Gubernurmu yg di usung sama PKS dan GERINDRA nyungsep di Palembang, sumatera selatan… itu…

Situs Penghitungan Pilkada Jabar Diretas, Ini Kata KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat membantah jika situs https://infokpujabar.org telah diretas. KPU memastikan jika situs yang memuat proses penghitungan suara Pilkada Jabar itu aman. . Komisioner KPU Jabar Ferdhiman Bariguna mengatakan, kalaupun sulit dibuka itu wajar karena proses entry data yang sangat besar. “Itu hoax alias berita bohong. Ibaratnya kendaraan yang banyak akan macet saat memasuki pintu tol yang hanya empat pintu,” kata Ferdhiman di Kantor KPU Jabar Bandung, Kamis (28/6), dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup). Baca Juga: Viral Video KPPS Cianjur Arahkan Coblos Ridwan Kamil, Begini Respons KPU…

Soal Quick Count, Said Didu Beberkan Potensi Kesalahan hingga Rekayasa Survei

Beberapa lembaga survei di Indonesia telah memaparkan hasil analisis mereka terkait hajat besar perpolitikan Indonesia, yakni Pilkada Serentak 2018 yang baru saja selesai digelar pada Rabu (27/8/2018). Terkait persoalan tersebut, hasil quick count menurut sejumlah pihak cukup mengejutkan. Mantan staf khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu memberikan penjelasan mengenai survei. Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan oleh Said Didu melalui akun Twitter @saiddidu yang diposting pada Kamis (28/6/2018). Dalam unggahannya, Said Didu membahas mengenai potensi kesalahan hingga rekayasa sebuah survei demi kepentingan subyektif pelaku survei. Dalam analisisnya, Said Didu memberikan contoh sampai…

Fadli Zon Prediksi Sudrajat-Syaikhu Kalahkan Ridwan-UU di Pilkada Jabar

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya belum mengakui kemenangan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat berbagai lembaga survei. Menurut Fadli, hasil hitung cepat tidak merefleksikan perolehan suara secara keseluruhan. Dalam Pilkada Jabar, Gerindra dan PKS mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu. “Kami belum mengakui kemenangan ‘Rindu’ (Ridwan Kamil-Uu) karena itu baru sementara yang ada di quick count. Quick count itu belum merefleksikan secara keseluruhan,” ujar Fadli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018). Fadli memprediksi perolehan…

10 Kandidat yang Diusung PAN Unggul di Quick Count, Zulkifli Hasan Beberkan Kunci Kesuksesan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan membeberkan kiat kesuksesan di Pilkada serentak 2018. Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram @zul.hasan yang diunggah pada Rabu (28/6/2018). Zulkifli mengaatkan jika ingin menang di Pilkada maka harus mengerti rakyat. “Calon yang dimau rakyat, calon diputuskan partai harus seiring sejalan, nggak bisa juga saya partai besar semau-mau saya, ditolak sama rakyat sekarang,” ujarnya. Tak hanya mengunggah video tersebut, Zulkifli juga menuliskan: “Kunci sukses menang Pilkada adalah Partai Politik harus dengarkan suara rakyat untuk memilih kandidat. Jangan karena merasa Partai besar lalu mengabaikan suara rakyat.…

Fadli Zon Prediksi Sudrajat-Syaikhu Kalahkan Ridwan-UU di Pilkada Jabar

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya belum mengakui kemenangan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat berbagai lembaga survei. Menurut Fadli, hasil hitung cepat tidak merefleksikan perolehan suara secara keseluruhan. Dalam Pilkada Jabar, Gerindra dan PKS mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu. “Kami belum mengakui kemenangan ‘Rindu’ (Ridwan Kamil-Uu) karena itu baru sementara yang ada di quick count. Quick count itu belum merefleksikan secara keseluruhan,” ujar Fadli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018). Fadli memprediksi perolehan…

Unggul di Quick Count, Ridwan Kamil Cari Sosok Driver Ojek Online: Bilangin Saya Ingin Bertemu

 Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tiba-tiba ingin bertemu dengan sosok driver ojek online yang bernama Nanda. . Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram @ridwankamil yang diunggah pada Kamis (28/6/2018). . Tampak Ridwan Kamil mengunggah sebuah foto seorang driver ojek yang sedang di atas motor. . Menurut seorang penumpang, driver ojek yang bernama Nanda itu kerap mempromosikan Ridwan Kamil. . Berikut cerita lengkap pada gambar tangkap layar tersebut: . “Son… . Tadi sy naik gojek dibogor… Nih tukang ojekna . Selama perjalana dia promosi RK tanpa henti . Ana cicing we hayang…

Benarkah Gubernur Baru Hasil Quick Count All President’s Men?

Beredar poster yang menyandingkan beberapa pemimpin hasil quick count Pilgub 2018 dengan Presiden Joko Widodo. Poster itu menyebut para gubernur tersebut sebagai ‘All President’s Men’ atau orang-orang Jokowi. Benarkah? . Dilihat Kamis (28/6/2018), poster itu menampilkan beberapa nama gubernur pemenang Pilgub 2018 versi quick count sejumlah lembaga survei. Mereka adalah Ganjar Pranowo (Pilgub Jateng), Khofifah Indar Parawansa (Pilgub Jatim), Ridwan Kamil (Pilgub Jabar), Edy Rahmayadi (Pilgub Sumut), Nurdin Abdullah (Pilgub Sulsel), Viktor Bungtilu Laiskodat (Pilgub NTT), I Wayan Koster (Pilgub Bali), dan Murad Ismail (Pilgub Maluku). Poster gubernur All President’s Men Partai-partai pendukung Jokowi…

Meski Kalah di Quick Count, LSI Denny JA Sebut Pasangan Sudrajat-Syaikhu Hebat, Ini Alasannya

LSI Denny JA memberikan gambaran tentang Pilkada Jawa Barat. . Lembaga survei ini juga menyebut pasangan Sudrajat-Syaikhu (ASYIK) merupakan pasangan calon yang hebat meski kalah di quick count. . Denny JA menyebut mesin politik yang bekerja 2 minggu terakhir dapat menentukan kemenangan. . “Karena pada saat itu migrasi suara paling besar terjadi, di Indonesia loyalitas tokohnya sangat kecil Pemilih di Indonesia ini termasuk pemilih pengambang, yang kedekatan tokohnya lebih terpengaruhi oleh isu, sehingga 2 minggu terakhir itu menentukan,” ujar Denny JA seperti yang dilansir TribunWow.com, dari akun Youtube Denny Ja 2017, Rabu…

Sudrajat-Syaikhu Melejit, Ridwan Kamil: Semoga Caranya Baik

Pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu secara mengejutkan berada di posisi dua penghitungan cepat (quick count) Pilgub Jabar. Sebagai pemegang suara terbanyak, Ridwan Kamil mengaku tak menyangka dengan pencapaian rivalnya tersebut.Jelang pemungutan suara 27 Juni 2018, pasangan Sudrajat-Syaikhu masih menempati posisi ketiga hasil survei. Namun saat pemilihan, suara pasangan berjargon Asyik ini melejit ke posisi kedua atau menyalip pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Menurut Emil, sapaan Ridwan, pencapaian pasangan nomor urut tiga itu di luar dugaan. Sebab, sambung dia, perolehan suara Sudrajat-Syaikhu naik hampir tiga kali lipat dari hasil survei jelang…

Jagoan PDIP Banyak Yang Keok, Gerindra: Jokowi-Mega Harus Sadar 2019 Ganti Presiden

WWW.PRIBUMI.WIN, JAKARTA – Calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP di Pilkada serentak 2018 banyak yang tumbang, sosok Jokowi dinilai tidak ampuh untuk menarik suara. . Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakanPDIP sudah seharusnya mencari sosok pengganti Megawati Soekarnoputri. . Ia mengingatkan, sebaiknya Megawati dan Jokowi harus menyadari kalau tahun 2019 pasti ganti presiden. . “Makanya aneh hasil-hasil Survei yang masih terus hasilnya menang Joko Widodo,” kata Arief saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/6). . Selain itu, tambah Arief, melihat fenomena ini PDIP dilematis lantaran sudah…

Ferdinand Sindir Djarot yang Keok di Sumut

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat yang kalah (versi quick count) suara dengan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. “Rot..! Gue minta maaf ye..!! Gue memang keras untuk menjaga marwah kampung halaman gue. Nanti coba lagi pilkada 2020 di daerah yang lain,” tulis Ferdinand melalui akun Twitter @LawanPoLitikJKW. I. A. Madzkuri yang memakai akun Twitter @IAMadzkuri mengomentari cuitan Ferdinand Hutahaean yang begitu senang dengan kekalahan Djarot. “Nampaknya abang kita ini puas banget kalau Djarot kalah dan tersungkur di Sumut, ya kah bang @LawanPoLitikJKW ?” tulis…

Data Masuk 100 Persen, Asyik Menang di Pilkada Jabar Versi Quick Count 2 Lembaga Ini

Quick count hasil Pilkada Jabar yang dilakukan dua lembaga menunjukkan perolehan Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) berada di posisi teratas, mengalahkan Ridwan Kamil Uu Ruzhunul Ulum (Rindu). Kedua lembaga survey dimaksud adalah Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) dan Indonesia Development Monitoring (IDM). Direktur LKPI Arifin Nur Cahyono mengatakan quick count yang dilakukan lembaganya di 2.780 TPS di Jabar dengan data yang masuk 100 persen. Hasilnya, Ridwan Kamil – UU Ruzhanul (30,41 persen), TB Hasanuddin -Anton Charliyan (11,17 persen), Sudrajat -Ahmad Syaikhu (30,93 persen) , Deddy Mizwar- Dedi Mulyadi (27,49). Dia…

SBY Minta Kader Demokrat Pelajari Strategi Sudrajat-Syaikhu

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi keberhasilan pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu alias pasangan Asyik yang berhasil menempati posisi dua dalam hitung cepat atau quick count Pemilihan Gubenur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Pasangan ‘Asyik’ sebelumnya kerap berada di posisi tiga atau empat dalam hasil survei elektabilitas sejumlah lembaga survei. “Mungkin bisa bertanya kepada pasangan Pak Sudrajat dan Pak Syaikhu karena peningkatannya dibanding survei sebelumnya luar biasa,” kata SBY sembari memantau quick count di DPP Partai Demokrat, Rabu (27/6). SBY meminta kader bertanya tentang…

Hidayat Nur Wahid Beri Tanggapan soal Perolehan Hasil Quick Count Sudrajat-Ahmad Syaikhu

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid menanggapi perolehan perolehan hasil quick count Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Dilansir TribunWow.com dari  akun Twitter @hnurwahid yang ia tuliskan pada Rabu (27/6/2018), Hidayat Nur Wahid mengucapkan rasa syukur dengan hasil quick count Cagub-Cawagub nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk sejumlah pihak. “Hasil yg diperoleh Asyik, menjungkalkan semua lembaga Survey. Terimakasih Hanupis JazakumuLlah kpd seluruh Habaib,Ulama,Ustadz/dzah, Pimpinan,Kader,Relawan dan simpatisan. Ikhtiyar sudah diamalkan, tapi ada taqdir yg harus kita terima. Smoga Allah berikan yg termaslahat&terbaik,” tulisnya. Cuitan Hidayat Nur Wahid itu mendapatkan komentar dari seorang netizen…

Kotak Kosong Menang di Makassar, Mendagri Bilang Begini…

Ada yang mearik dari Pilkada Serentak 2018, yakni pertarungan calon melawan kotak kosong, karena tak ada calon lain yang maju. Namun hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Seperti yang terjadi di pilkada Kota Makassar. Kali ini, berdasarkan hasil perhitungan cepat (Quick Count), Calon tunggal Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin – Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) justru harus kalah melawan kotak kosong. Hasil itu sekaligus menunjukkan bahwa pilkada di kota Makassar belum menghasilkan kepala daerah terpilih. Lantas bagaimana nasib pemerintahan Makassar apabila benar sang paslon tunggal kalah dari kotak kosong? Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar…

Pidato Edy Rahmayadi Usai Kalahkan Djarot di Sumut

Pasangan Edy Rahmayadi dan Musa akhirnya meraih suara terbanyak sementara versi lembaga survei di Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara 2018. . LSI mencatat, pasangan Edy-Musa berhasil meraih suara sebanyak 56,97 persen dan meraih 43,03 persen versi Indikator. . Usai mendapat raihan suara terbanyak versi lembaga survei, Edy dan Musa langsung menyampaikan pidato politiknya. . Edy menyampaikan deklarasi kemenanganya di Posko Pemenangan Eramas di Jalan Rifai, Medan, Rabu (27/6). . Di posko tersebut ratusan simpatisan sudah memadati lokasi. Dalam pidato deklarasi kemenanganya Edy menuturkan dengan berakhirnya pemilihan gubernur Sumut ini berakhir…

Hasil Sementara Survei LSI : Asyik Tertinggi, Jagoan PDIP Diposisi Buncit

Dua hari jelang pencoblosan Pilgub Jawa Barat 2018, Laju Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terakhirnya. . Hasilnya, pasangan nomor urut tiga, Sudrajat-Akhmad Syaikhu (Asyik) paling tertinggi tingkat keterpilihannya. . Pasangan Asyik yang diusung Partai Gerinda, PKS dan PAN itu paling banyak dipilih oleh responden, yakni sebanyak 36,7 persen. . Sementara pasangan yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dipilih oleh 26,3 persen responden. Sedangkan posisi ketiga Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum meraih 25,1 persen responden. . Sementara pasangan yang diusung PDIP, TB Hasanuddin-Anton Charliyan hanya dipilih 10,3…

Melalui Secarik Kertas, Ahok Dukung Puti Guntur di Pilgub Jatim

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan dukungannya kepada Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno yang mendapingi Calon Gubernur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Pilgub Jawa Timur 2018. Dia menyampaikan dukungan itu lewat secarik surat bertanggal 13 Februari 2018, yang ditulis dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat terpidana penista Agama itu ditahan. “Iya, benar itu surat dari Pak Ahok,” kata pengacara sekaligus adik Ahok, Fifi Lety, saat dikonfirmasi perihal surat Ahok yang beredar di kalangan awak media, Selasa (26/6/2018). Diketahui, duet Gus…

Fadli Zon: Prabowo Sudah Benar, Ini Memang Rezim Raja Utang

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan kritik yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tentang bahaya utang Indonesia yang telah menyentuh angka Rp9.000 triliun sangat wajar. “Utang itu seperti api. Jika kecil ia jadi teman. Tapi jika besar, atau tak terkelola, bisa jadi sumber malapetaka. Pak Prabowo hanya memberikan peringatan. Jangan sampai rumah kita harus terbakar dulu untuk membuktika Fadli memperingatkan hampir semua krisis ekonomi yang pernah terjadi selalu terkait dengan utang. Fadli mengungkit kasus krisis Amerika Latin pada dekade 1980-an, krisis Asia pada tahun 1997/1998,…

Demokrat tunggu ‘duren runtuh’ jika Jokowi tak gandeng kader Golkar di Pilpres

Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuturkan kemungkinan Demokrat berkoalisi dengan Partai Golkar masih terbuka. Dia menyebut posisi Demokrat menunggu ‘duren runtuh’ lepas pasang peta politik mendekati batas waktu pendaftaran Pilpres. . Ferdinand menjelaskan kemungkinan itu datang jika Partai Golkar tidak dilirik oleh Joko Widodo sebagai Cawapresnya. Dia menyebut bisa saja Golkar memberikan respons yang tidak terduga. . “Kita lihat bagaimana mereka berharap bisa mendampingi Pak Jokowi tetapi kalau Pak Jokowi tidak memilih Golkar jadi pendampingnya, tentu Golkar akan memberikan respons dan reaksi ini yang kita tidak duga respons dan…

Fadli Zon: Gerindra Ingin Memutus Rantai Pengaruh ‘Cukong’ dan ‘Naga’ dalam Perpolitikan Indonesia

Wakil Ketua Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa penggalangan dana publik adalah cara partainya untuk menghindari cukong politik. Gerakan yang dijalankan Gerindra ini oleh Fadli disebut sebagai ‘Gerankan Perjuangan’. Tujuannya adalah untuk memutus rantai pengaruh para ‘cukong’ dan ‘naga’ dalan sistem perpolitikan Indonesia. Namun Fadli tidak menjelaskan secara detail tentang sosok ‘cukong’ dan ‘naga’ yang disebutkannya. “Untuk memutus rantai pengaruh para cukong dan naga dalam sistem politik Indonesia, hari Kamis lalu, 21 Juni 2018, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto telah meluncurkan “Gerakan Perjuangan”,” ucap Fadli. Selain itu, Gerakan…

Anis Matta: Tidak Ada Capres di Dunia yang Kemenangannya Didoakan oleh Warga Dunia seperti Erdogan

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Anis Matta turut angkat suara perihal kemenangan Perdana Menteri Turki, Erdogan. . Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @anismatta, dirinya menuliskan jika kemenangan Erdogan merupakan doa umat muslim dunia. . Selain itu, dirinya juga menyoroti perihal perubahan sistem pemerintahan dari parlementer ke presidensial. . Berikut cuitan Anis Matta: . @anismatta: Tidak ada calon presiden di dunia yg kemenangannya begitu banyak didoakan oleh warga dunia seperti umat muslim dunia mendoakan kemenangan bagi Erdogan. . @anismatta: Erdogan dicintai rakyat Turki krn berhasil membangkitkan negeri itu menjadi salah satu…

Politikus Gerindra: Ngabalin Harusnya Sudah Dipecat Jokowi

Politikus Partai Gerindra M Nizar Zahro tak terima Ketum Prabowo Subianto dikritik Tenaga Ahli Utama kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Sebelumnya, Ngabalin menyebut kritikan bernada serangan Prabowo layaknya sampah. “Introspeksilah terhadap kinerja Anda. Apa hal besar yang sudah Anda lakukan untuk rakyat. Saya melihat dia tidak ada kerjanya sama sekali. Sudah layak dipecat oleh Jokowi. Tapi mungkin karena bela Jokowi akhirnya masih dipertahankan,” kata Nizar dalam keterangannya, Selasa (26/6/2018). Nizar tak terima pernyataan Prabowo disebut sampah. Pernyataan Prabowo, menurut Nizar, mengutip…

Ini Alasan Fahri Hamzah Lanjut Polisikan Presiden PKS

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah batal mencabut laporannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman. Ini alasannya. . “Pertimbangannya kan waktu itu mau masuk puasa, ya kan, itu aja dulu. Mau masuk puasa kan tenang kita masuk puasa, nggak ada ribut,” kata Fahri di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2018). . “Sekarang selesai puasa, saya ditanya sama penyidik. Bagaimana surat itu? Saya bilang lanjut, nggak jadi saya batalkan, lanjut aja. Udah gitu aja,” imbuh Fahri. . Fahri di awal puasa mengirim surat ke penyidik Polda Metro Jaya yang isinya membatalkan…

Balas Serangan SBY, Moeldoko: Saya Bisa Pertanggungjawabkan

Pihak Istana kembali merespons tuduhan yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait ketidaknetralan aparat pemerintah di Pilkada Jawa Barat 2018. Aparat yang disinggung SBY adalah Polri dan intelijen. Menurut Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, netralitas para aparat tidak perlu diragukan. Pemerintah senantiasa menekankan kepada mereka, baik itu prajurit TNI, anggota kepolisian, hingga para aparatur sipil negara, supaya sama sekali tidak berpihak dalam perhelatan politik. . “Saya ingin menegaskan itu, bahwa tidak ada sebuah kebijakan (arahan keberpihakan) untuk itu, dan saya bisa mempertanggungjawabkan,” ujar Moeldoko di…

PDIP Blunder, Komjen Iriawan Malah Bangkitkan Semangat Kalahkan Hasanah

Pengangkatan Komjen M. Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat merupakan blunder politik bagi PDI Perjuangan. Gara-gara pengangkatan tersebut bisa jadi TB Hasanuddin-Anton Charlian (Hasanah), pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung banteng moncong putih, kalah di Pilgub Jawa Barat. “Pengangkatan Komjen Iriawan meningkatkan kritik keras kepada pemerintah. Sentimen ini telah membangkitkan semangat untuk mengalahkan cagub yang diusung PDIP,” Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni kepada redaksi, Kamis (21/6). Semenjak Iriawan dilantik, gaung perlawanan kian hari makin membesar. Para alumni 212 yang tadinya tidak terlalu semangat menyongsong Pilgub…

Mahathir, Rizal Ramli, Dan Pulau Malaria

“KALAU saya jadi presiden, pada hari pertama saya akan tangkap 100 orang Indonesia paling brengsek. Saya akan kirim mereka ke pulau bernyamuk malaria, di selatan Kalimantan,” ujar Rizal Ramli. Pernyataan itu disampaikan pria yang akrab disapa RR saat melepas rombongan acara Pulang Basamo Ikatan Warga Saniangbaka (IWS), Sumatera Barat, di halaman masjid At Tin, Jakarta Timur, Ahad (17/6). Acara mudik bareng diikuti 16 bus dan lebih dari 400 kendaraan pribadi. Mereka akan konvoi sepanjang perjalanan. Di tempat tujuan, rencananya, rombongan akan disambut Gubernur Sumbar dan Bupati Solok. Sejatinya, ucapan itu…

Ini yang Bikin Jokowi Main Asal Teken Pengangkatan Iriawan Pj Gubernur Jabar Padahal Bermasalah

Pengakuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dirinya tidak mengusulkan penunjukan Komjen Pol M Iriawan sebagai penjabat (Pj) gubernur Jawa Barat, mengisyaratkan pengangkatan mantan Kapolda Metro Jaya itu bermasalah sedari awal. Meski diakui Saleh bahwa prosedur pengusulan dan pengangkatan tersebut memang meruoakan domain Kemendagri. “Karena itu, tanggung jawab terhadap semua proses yang ada adalah di tangan Kemendagri,” ujar Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay dilansir Rmol, Kamis (21/6/2018). Diakuinya bahwa kebijakan pemerintah itu memang banyak yang mengkritisi. Termasuk soal netralitas dan persoalan pelanggaran aturan perundangan yang berlaku. “Semestinya, Kemendagri sudah mengetahui hal…

Pendukung Ridwan Kamil Pelaku Kampanye Hitam 2DM Sudah Dilaporkan Ke Polisi

Pengunggah video kampanye hitam pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) telah dilaporkan ke kepolisian. Mochammad Sa’ban Hanif diduga sebagai pendukung pasangan Ridwan Kamil-UU Ruzanul Ulum (Rindu). “Dilaporkan atas dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik,” kata Hotma Agus Sihombing, tim kuasa hukum 2DM kepada wartawan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/6). Laporan disampaikan ke Polda Jabar pada Senin 18 Juni 2018 dengan bukti laporan bernomor LPB/565/VI/2018/Jabar. Hotma berharap polisi dapat segera melakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku untuk mengetahui motif dan tujuan atas perbuatannya menyebar video dukungan dukun atau tukang tenung…

Rachmawati: Jokowi Jauh Dari Trisakti, 2019 Harus Ganti Presiden!

Kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah menyimpang jauh dari ajaran-ajaran pendiri bangsa ini, Soekarno. Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri bahkan menilai ajaran trisakti yang digembar-gemborkan Jokowi sebatas lips service. Sebab fakta di lapangan, kebijakan yang diambil Jokowi tidak mencerminkan apa yang diajarkan oleh Bung Karno. Contoh konkretnya, sambung dia, pemerintahan Jokowi terus menerus memperbanyak utang luar negeri hingga mencapai lebih dari Rp 5 ribu triliun. “Saya kira lepas dari pemikiran Soekarno tentang trisakti, yaitu bagaimana kita berdaulat dalam bidang politik, ekonomi, dan kita harus mempunyai kepribadian dalam bidang kebudayaan.…

Komjen Iriawan Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jabar, Suryo Prabowo: Curiga Jangan Berlebihan

Kementrian Dalam Negeri telah melantik Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernut Jawa Barat (Jabar), Senin (18/6/2018). Pelantikan tersebut menggantikan Ahmad Heryawan diakhir masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Terkait hal itu, Mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo turut berkomentar. . Melalui akun Twitter, @marierteman, Suryo Prabowo juga mentautkan berita yang menyebutkan, Komjen Iriawan resmi ‘amankan’ Jabar. Suryo Prabowo mengatakan jangan curiga berlebih, karena ia menganggap Ahok dulu kalah semasa Iriawan menjabat Kapolda Metro Jaya. Mantan Kepala Staf Umum TNI ini juga menyindir apakah mungkin meski…

Fadli Zon Sebut Pilkada Jabar Ternoda, Ferdinand Hutahaean: Berbohong Itu Terpuji, Jujur Itu Dosa

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menyebut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) telah ternoda, Senin (18/6/2018). Pernyataan tersebut ia tulis melalui akun Twitter, @Fadlizon. Fadli mengatakan hal bertolak belakang saat dulu dinyatakan batal oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), namun sekarang mau dilantik. . Dalam cuitan Fadli, ia tidak menyebutkan siapa yang dimaksud batal dalam pelantikan tersebut. Fadli menilai pelantikan ini merupakan kebohongan publik dan menganggap pemerintah menipu rakyat. Wakil Ketua DPR RI ini juga mengatakan bahwa Pilkada Jawa Barat telah ternoda. “Dulu dinyatakan batal oleh…

Kesalahan Besar Anies-Sandi

OLEH: JAYA SUPRANA BERDASAR telaah malumologis, dapat disimpulkan bahwa sorakan terhadap Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno ketika datang ke Istana Bogor untuk menyampaikan ucapan selamat Lebaran kepada Presiden Jokowi pada hakikatnya merupakan upaya mempermalukan Anies-Sandi dalam bentuk pembunuhan karakter sang Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Mempermalukan Cukup menarik untuk diamati bahwa upaya mempermalukan Anies sebelumnya telah berulang kali dilakukan antara lain ketika Anies menghadiri pesta pernikahan puteri Presiden Jokowi di Solo, ketika Anies dicegah mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan piala kepada Persija dan ketika ada oknum walk-out pada saat…

Demokrat Kasih Sinyal Mau Bareng Gerindra Di Pilpres 2019

Partai Demokrat memberi sinyal akan bergabung dengan Partai Gerindra pada Pilpres 2019. Hal ini diketahui setelah Ketua Tim Pemenang Pemilu Partai Gerindra Sandiaga Uno bersilaturahmi dengan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut Sandi beberapa hari belakangan dirinya intens melakukan komunikasi dengan AHY. Bahkan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berencana mempertemukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan SBY. “Tadi disampaikan bahwa Pak AHY lagi mengatur waktu dengan Pak Prabowo. Saya ketemu juga dengan AHY selama tiga hari ini. Memang Pak SBY bertitip pesan,…

3 Partai Gulirkan Hak Angket Skandal Pelantikan PJ Gubernur Jabar

Tiga fraksi partai politik di DPR RI: Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengajukan Hak Angket terkait pelantikan jenderal polisi aktif sebagai PJ Gubernur Jawa Barat. . Partai Demokrat lewat Fraksinya di DPR RI akan mengajukan hak angket terkait dengan pelantikan Komjen Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat. Pasalnya, Demokrat menilai tindakan pemerintah melantik Iriawan yang merupakan perwira tinggi Polri aktif telah menabrak perundang-undangan.. . “Wakil rakyat yang harus menjadi penyeimbang dan pengawas jalannya pemerintahan, kami berpandangan saat yang tepat bagi Fraksi Demokrat…

Komjen Iriawan Jadi Pjs Gubernur Jabar, Ratna Sarumpaet: Pemerintah Bebal dan Tak Tahu Diri

Seniman Ratna Sarumpaet memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang tetap melantik Komjen (Pol) Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. . Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @RatnaSpaet yang ia tuliskan pada Senin (18/6/2018). . Ratna dalam cuitannya itu menyebut bahwa pemerintah bertindak sesuka hati. . Bahkan ia menilai pemerintah sat ini bebal dan tak tahu diri bahkan tak tahu malu. . Menurutnya, pelantikan Iriawan yang diwakili Kemendagri itu memperlihatkan secara sadar atas kekeliruannya yang telah melanggar etika dan Undnag-undang sekaligus. . “Pemerintahan “suka-suka gua”, Pemeintahan bebal; Pemerintahan tidak tahu diri dan…

DPR Ancam Ajukan Hak Angket Buntut Pelantikan Iriawan

Pelantikan Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) mengundang opini negatif publik. Sedianya penolakan tersebut sudah muncul sejak wacana penunjukan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar, hingga pada akhirnya pemerintah membatalkan wacana itu. Namun, sekarang rencana tersebut betul-betul terealisasi. Atas dasar itu Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan, tengah mempertimbangkan mengajukan hak angket guna menyelidiki kebijakan ini. “Iya kalau seperti ini tidak ada penjelasan (dari pemerintah) kami akan ajukan hak angket,” ungkap Riza, Senin (18/6). Riza menuturkan…

Pelantikan Komjen Iwan Bule Langgar 3 UU Ini Sekaligus

Polemik pelantikan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Komjen M. Iriawan masih terus berlanjut. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut, pelantikan itu telah melanggar 3 undang-undang sekaligus. Yaitu, UU Polri, UU Pilkada, dan UU ASN. “Ini melanggar UU, Kami menyayangkan ditunjuknya Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Penunjukan ini lebih banyak mudaratnya bagi Polri ketimbang manfaatnya,” ujar Neta kepada kumparan, Senin (18/6). Di Pasal 28 Ayat (3) UU No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian, kata Neta, diatur bahwa anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat menduduki jabatan di luar…

Elite PDIP Usul Hapus Pasal Penodaan Agama, Warganet Beri Pertanyaan Telak

Keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri ditanggapi beragam. Politikus PDI P Eva Kusuma Sundari setuju dengan pemberhentian perkara penodaan agama yang menjerat Sukmawati. Malahan, Eva berpendapat, pasal penodaan agama sebaiknya tidak lagi digunakan di Indonesia. . “Agar fair, saya usul pasal penistaan agama hapus saja, sangat rentan buat kriminalisasi lawan dan menghalangi kebebasan berekspresi kelompok minoritas,” kata anggota Fraksi PDIP di DPR RI ini ketika dihubungi, Ahad, 17 Juni 2018. . Menurutnya, penggunaan pasal penodaan agama rentan dipolitisir. . “Ini rawan, jadi alat…

Pro Kontra Badan Pengelolaan Reklamasi Bentukan Anies

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dinilai ingkar janji karena meneken Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018. Pergub itu dipandang sebagai tanda dilanjutkannya reklamasi, satu langkah yang bertentangan dengan janji kampanye dulu. Namun politisi Partai Gerindra tetap mendukung keputusan Anies. Pro kontra ini muncul menyusul Pergub Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Koordinasi dan Pengelolaan Reklamasi (BKP) Pantai Utara Jakarta. Pergub itu ditetapkan Anies pada 4 Juni 2018 lalu. Pergub ini diundangkan pada 7 Juni 2018, diteken Sekda DKI Saefullah. “Secara formal Pergub sudah diundangkan dan berlaku,”…

Survei: Djoss (Djarot – Sihar) Diprediksi Kalah Pilgub Sumut

Lembaga Survei Strategi Taktik Indonesia (stratakindo) menggelar survei Pilgubsu untuk mengukur elektebikitas dan peta pemilih akhir jelang pencoblosan tanggal 27 Juni nanti. Survei yang digelar dari tanggal 2 Juni sampai tanggal 9 Juni 2018 itu mengambil sampel sebanyak 800 responden berusia minimal 17 tahun atau memiliki hak pilih. Margin of error survei sebesar ± 3,46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Hasil survei menunjukan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) unggul jauh dari pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).…

Jokowi Kalah Telak Dari Prabowo Di Jawa Barat

Elektabilitas petahana Joko Widodo kalah telak dari Prabowo Subianto di Jawa Barat (Jabar). Begitu dikatakan Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara, di Jakarta, Rabu (13/6). “Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico antara Prabowo vs Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat,” jelasnya. Igor menjelaskan, Prabowo Subianto memimpin suara di Jawa Barat dengan perolehan 45,3 persen, sementara Jokowi mendapat 40,9 persen. Sisanya, 13,8 persen menjawab tidak tahu. Dia melanjutkan, responden juga ditanyakan apabila Pilpres 2019 digelar…

Rocky Gerung Cs Gugat Ambang Batas Presiden

Sebanyak 12 tokoh publik bersiap menggugat ulang ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold ke Mahkamah Konsititusi (MK). Beberapa orang di antaranya adalah mantan pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akademisi yang menilai ambang batas presiden mengebiri hak rakyat memilih presiden. Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Chatib Basri, Rocky Gerung, dan Faisal Basri tercatat sebagai pemohon dari rencana uji materi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 222 tentang pemilihan umum. . Aturan tersebut mengamanatkan partai politik atau gabungan parpol harus memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah…

‘Kuping’ Jokowi Disebut Lebih Tipis, PDIP: Oposisi Era SBY Sopan

Menanggapi akun Twitter kadernya yang kenasuspend, Partai Demokrat menilai pemerintahan Presiden Jokowi ‘bertelinga tipis’ dalam menanggapi kritik, tak seperti pemerintahan Presiden SBY, yang lebih menghargai kebebasan berekspresi. PDIP menilai penggunaan kebebasan memiliki aturan demi stabilitas negara. “Menurutku ya nggak apa-apa, kan menjaga stabilitas negara. Kalau kemudian negara melepas tangan kemudian menjadi destruktif, itu kan tidak benar,” kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari kepada detikcom, Kamis (14/6/2018). Menurut Eva, dewasa ini akun-akun yang anti-Jokowi cenderung menyampaikan ujaran kebencian, bukan kritik yang sehat. Terlebih lagi ada hoax…

PIALA DUNIA 2018: Vladimir Putin, Adolf Hitler dan Ajang Pencitraan

Presiden Rusia Vladimir Putin akan mencoba untuk memperkuat citra Rusia melalui tuan rumah Piala Dunia dengan cara yang sama seperti Adolf Hitler menggunakan Olimpiade 1936 di Nazi Jerman, kata menteri luar negeri Inggris Boris Johnson. Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia Musim Panas ini dan Anggota parlemen oposisi Ian Austin mengatakan Putin akan menggunakan turnamen itu untuk meningkatkan citra Rusia, membandingkannya dengan ketika Jerman menjadi tuan rumah Olimpiade. Johnson mengatakan dia setuju dengan penilaian itu. “Karakterisasi Anda tentang apa yang akan terjadi di Moskow di Piala Dunia, di semua tempat…

PKS : Jihad Jangan Dimaknai Dengan Aksi Teror

Penegak hukum harus bergerak cepat dalam mengungkap dalang di balik aksi teror bom di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5). Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera yakin kejadian itu tidak mungkin dikerjakan oleh seorang diri. Ia juga meminta kepada publik untuk tidak panik dan iku-ikutan gaduh menanggapi aksi ini. “Publik harus mempercayakan proses penyelidikan kepada kepolisian sebagai jalan terbaik,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima. Lebih lanjut, Mardani meminta agar jihad dalam ajaran Islam tidak boleh dimaknai sebagai aksi teroris. Sebab dalam ajaran Alquran, jihad merupakan ajaran mulia yang luhur…