Bacalegnya Disebut Mantan Koruptor, Gerindra Lapor ke DKPP

Tiga nama bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Trenggalek dari partai Gerindra masuk dalam daftar bacaleg mantan narapidana kasus korupsi yang dikeluarkan oleh Bawaslu. Namun, Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Hendro T Subiyantoro menyangkal ketiga bacalegnya tersebut merupakan mantan napi korupsi. “Itu Bawaslunya yang salah,” ujarnya ketika dikonfirmasi IDN Times, Jumat (27/7).

1. Memang mantan napi tapi bukan korupsi

Bacalegnya Disebut Mantan Koruptor, Gerindra Lapor ke DKPP

Ketiga nama bacaleg tersebut adalah Kait Sutrisno, Dwi Utomo, dan Agus Syaiful Rochmad. Hendro mengaku bahwa ketiganya memang pernah terjangkit kasus pidana. Namun ketiga kasus tersebut bukan kasus korupsi. “Kait Sutrisno itu kasus perjudian, Dwi Utomo kasusnya penganiayaan, dan Agus Syaiful Rochmad kasusnya utang-piutang,” terangnya.

Hendro menegaskan, meskipun ketiganya merupakan mantan napi, tapi bukan napi koruptor. Sehingga tidak menyalahi persyaratan KPU. “Meskipun mantan napi tapi tidak mempengaruhi kinerja politik mereka. Dulu juga pernah nyaleg,” terangnya.

loading...

2. DPC sudah datangi Bawaslu

Bacalegnya Disebut Mantan Koruptor, Gerindra Lapor ke DKPP

Untuk kesalahan itu, Hendro menjelaskan bahwa DPC Gerindra Kab Trenggalek sudah mendatangi kantor Bawaslu pagi tadi. Mereka tidak terima atas pernyatan Bawaslu yang dinilai sudah merugikan Gerindra. “DPC sudah mendatangi dan mengeluarkan somasi untuk Bawaslu,” imbuhnya.

3. Akan laporkan ke DKPP

Bacalegnya Disebut Mantan Koruptor, Gerindra Lapor ke DKPP

Hendro menambahkan, saat ini pihaknya sudah melapor ke DPP Gerindra. Bahkan, laporan ini juga akan dilayangkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Ia mesinyalir adanya perbuatan oknum yang menyalahgunakan wewenangnya di Bawaslu. “Ini sudah mencemarkan nama baik Gerindra. Bisa-bisa kita tuntut,” tegasnya.

Loading...

JANGAN LUPA DOWNLOAD APLIKASI PRIBUMI ONLINE VERSI ANDROID
SILAKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI

Comments

comments

Related posts

Leave a Comment