Cerita Pendiri Google Ingin Hidup Selamanya

WWW.PRIBUMI.WIN, LOS ANGELES – Ketika telah berhasil mendirikan perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Anda kemungkinan besar memiliki ambisi lain yang tidak kalah besar. Seperti menghentikan proses penuaan dan ingin hidup selamanya. Itulah yang dialami oleh pendiri Google, Sergey Brin. Ia termasuk salah satu bos teknologi di Silicon Valley yang terobsesi mengalahkan penuaan dan disebut-sebut punya impian untuk hidup selamanya. Atau setidaknya, bisa hidup jauh lebih lama daripada umumnya manusia. Pria berusia 44 tahun ini mendukung gerakan National Academy of Medicine yang fokus untuk melakukan riset untuk menghentikan penuaan selamanya. Baca…

Lakukan Pengaturan Ini Agar Ponsel Android Anda Bisa Saring Telepon Spam

Tentu menyebalkan rasanya apabila mengangkat telepon dan mendapati bahwa panggilan tersebut merupakan spam, entah berupa tawaran yang tidak dibutuhkan atau upaya penipuan. Nah, untuk membantu pengguna Android mengatasi gangguan tersebut, aplikasi Google Phone kini memiliki fitur baru untuk mendeteksi dan menyaring panggilan spam secara otomatis. Opsi menyaring panggilan spam di dalam aplikasi Google Phone. (The Verge) () Cara mengaktifkannya, cukup buka menu ‘Settings’ dalam aplikasi, lalu “Caller ID & spam’, kemudian nyalakan opsi ‘Caller ID & spam’ dan ‘Filter suspected spam calls’. Google Phone pun kemudian akan berupaya mendeteksi dan…

Google, Hoaks, dan Pascakebenaran

Pada 23 sampai 24 Juni lalu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengundang empat wartawan dari Jakarta untuk mengikuti pelatihan Google News Lab di Singapura. Empat wartawan tersebut, termasuk saya. Pada pelatihan tersebut, wartawan dari Indonesia bergabung dengan wartawan dari negara-negara Asian Pasifik seperti Thailand, Myanmar, Korea Selatan, Mongolia, India, Australia, dan (yang terjauh) Samoa. Banyaknya informasi sekarang ini membuat wartawan juga kerap mengalami apa yang disebut oleh Bill Kovach dan Tom Rosentiels sebagai blur . Sekarang ini wartawan harus menghadapi berbagai gangguan informasi seperti berita bohong, misinformasi (informasi yang…

Aplikasi Google Phone Ini Mampu Mendeteksi Telepon Spam Secara Otomatis, Begini Caranya

Tentu menyebalkan rasanya apabila mengangkat telepon dan mendapati bahwa panggilan tersebut merupakan spam, entah berupa tawaran yang tidak dibutuhkan atau upaya penipuan. Nah, untuk membantu pengguna Android mengatasi gangguan tersebut, aplikasi Google Phone kini memiliki fitur baru untuk mendeteksi dan menyaring panggilan spam secara otomatis. Cara mengaktifkannya, cukup buka menu “Settings” dalam aplikasi, lalu “Caller ID & spam”, kemudian nyalakan opsi “Caller ID & spam” dan “Filter suspected spam calls”. Opsi untuk menyaring panggilan spam di dalam aplikasi Google Phone. Opsi untuk menyaring panggilan spam di dalam aplikasi Google Phone.…

Bos Google Kembali Tanam Modal Pengembangan Mobil Terbang

Pendiri Google Larry Page begitu tertarik dalam pengembangan mobil terbang. Ia pun kembali mengucurkan dana segar untuk pengembangan transportasi masa depan tersebut. Mulanya Page mendanai Kitty Hawk, startup pengembang mobil terbang asal Amerika Serikat. Baru-baru ini bos Alphabet itu dikabarkan telah berinvestasi ke Opener, startup Kanada yang melakukan pengembangan hal serupa. Kendati telah dipastikan bahwa Page mendukung pendanaan, tetapi dikutip dari Business Insider, Minggu (15/7/2018), tidak diungkapkan berapa nilai investasi yang ditanam oleh bos Google itu di Opener. Baca juga: Pria Ini Dibayar Rp 3 Miliar untuk Pergi ke Masa Depan Opener sendiri diketahui menghabiskan…

Instagrammer Cantik Ini Ketahuan Ambil Foto dari Google

Seorang Instagrammer cantik dan cukup tenar ketahuan banyak mengambil foto dari Google, bukan hasil jepretannya atau hak miliknya. Tidak hanya satu melainkan puluhan jepretan yang langsung dihapusnya. Seperti dikutip detikINET dari Next Shark, Instagrammer asal Hong Kong bernama Sadelle Yeung itu sudah meraup hampir 100 ribu follower. Ia banyak mengangkat tema soal kecantikan dan traveling. Namun follower yang awas kemudian menemukan kejanggalan. Foto yang dipajangnya saat berada di Italia ternyata bukan miliknya, melainkan kepunyaan sebuah perusahaan travel asal Australia yang mungkin ia ambil tanpa permisi. Baca juga: Mengintip Gaya Hidup Super Mewah Anak…

Dikira Penculik Anak, Insinyur Google Tewas Dihajar 200 Orang

Seorang insinyur perangkat lunak Google tewas dan tiga orang lainnya berjuang untuk hidup setelah massa sekitar 200 orang di India menghajar mereka. Massa mengira para korban adalah kelompok penculik anak. Insinyur yang tewas bernama Mohammad Azam. Sedangkan tiga orang lainnya termasuk warga Qatar mengalami luka parah. Ratusan orang yang mengamuk tersebut dipicu informasi yang menyebar di WhatsApp yang melabeli para korban dengan sebutan “child-lifters”. Amuk massa ini terjadi pada hari Jumat, ketika Azam, bersama dengan tiga temannya, Mohammed Salman, Mohammed Salham-eid-al-Kubaisi dan Noor Mohammed, berhenti di sebuah toko di dekat…

Ketik Idiot di Google, yang Muncul Malah Donald Trump

Pernah mencari dengan menggunakan kata “idiot” di Google? Kalau belum, ada baiknya untuk dicoba, karena hasilnya bisa jadi akan sangat menghibur. Kala sinonim bodoh itu dimasukkan di mesin pencari tersebut, lalu pencarian diubah menjadi mode gambar, maka wajah Donald Trump adalah hasil yang paling banyak keluar. Kenapa bisa begitu? Secara garis besar, alasannya karena Presiden Amerika Serikat tersebut adalah seorang ‘idiot’. Paling tidak itu yang dikatakan oleh Robert de Niro. Aktor kawakan tersebut melabeli Trump dengan kata idiot lantaran pria berusia 72 tahun itu dinilainya tidak tahu apa yang ia katakan dan kerjakan.…

Gara-gara Hoax di WhatsApp, Insinyur Google Tewas Diamuk Massa

Pesan informasi palsu alias hoax benar-benar membuat India dilanda kengerian. Hanya karena informasi tak benar, yang cepat beredar luar melalui WhatsApp, puluhan orang tewas dimassa. Korban yang tewas sudah terjadi sejak bulan-bulan lalu. Pada Mei lalu, setidanya 25 orang tewas karena amukan massa. Kekerasan tersebut terjadi karena desas-desus yang beredar di platform WhatsApp. Sampai saat ini para penegak hukum di India tidak tahu siapa dibalik hoax yang beredar tersebut. Terbaru, insinyur Google berusia 32 tahun yang diidentifikasi Mohammed Azam Ahmed menjadi korban keganasan penyebaran hoaks. Dia ditemukan tewas karena diamuk massa di…

Kembangkan Chip Khusus, Facebook Rekrut Mantan Petinggi Google

Raksasa jejaring sosial Facebook menggandeng mantan Head of Chip Development dari Google, Shahriar Rabii. Laman NDTV, 15 Juli 2018, melaporkan Rabii akan menjadi Vice President and Head of Silicon di Facebook untuk mengembangkan chip khusus. Sebelumnya, Rabii bekerja di Google sebagai pemimpin tim yang bertanggung jawab membangun chip untuk perangkat perusahaan, termasuk chip Visual Core custom smartphone Pixel. Di Facebook, dia akan bekerja di bawah Andrew Bosworth, Vice President Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR). Baca juga: Eks Bos Cambridge Analytica Akui Terima Data Facebook Facebook, melalui divisi AR/VR, sedang mengerjakan beberapa perangkat masa depan. Awal tahun ini, perusahaan akan meluncurkan headset virtual reality Oculus Go Standalone…

Mantan Pegawai Beberkan Sisi Kelam Google dan Pendirinya

Google saat ini merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Namun siapa sangka bahwa saat masih menjadi startup yang sedang berkembang, Google diwarnai banyak pesta dan obat-obatan terlarang. Dalam buku barunya yang berjudul Valley of Genius, koki pertama di kantin Google Charlie Ayers mengumbar semua yang terjadi di hari-hari awal Google, termasuk soal pendiri Larry Page dan Sergey Brin yang sering dikelilingi wanita-wanita seksi. “Larry dan Sergey memiliki sekumpulan gadis-gadis seksi, dan semuanya menjadi semacam admin kecil bagi mereka, saya menyebut mereka sebagai L&S Harem,” tulis Charlie di buku…

Facebook Bajak Bos Google untuk Bikin Chip AI

Facebook semakin serius menggarap chip yang dirancang khusus untuk menjalankan sistem artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Bahkan baru-baru ini, raksasa media sosial itu telah membajak teknisi senior yang mengerjakan chip untuk Google, demi melancarkan misinya. Orang yang dibajak oleh Facebook adalah Senior Director of Engineering Google, Shahriar Rabii. Dia sudah hampir tuhuh tahun berada di Google dan mengawasi pembuatan chip untuk perangkat konsumer, spesifiknya chip Visual Core yang disematkan pada smartphone Pixel 2. Namun sekarang, sebagaimana dilansir KompasTekno dari TechCrunch, Senin (16/7/2018), Rabii telah mengubah informasi pekerjaannya di LinkedIn…

Jagoan AI Google Dibajak Apple

Apple diketahui sedang membentuk tim kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Machine Learning yang menggabungkan divisi Siri dan ML. Yang menarik, divisi ini akan dipimpin oleh John Giannandrea, mantan Kepala AI di Google. Sebagai ahli di urusan AI, Giannandrea akan membawahi divisi ML, tim Siri, dan tim Core ML Apple. Core ML adalah API Machine Learning yang diluncurkan tahun lalu untuk membantu tugas-tugas dalam aplikasi yang menggunakan AI dan layanan dari developer pihak ketiga agar dapat berjalan efisien di perangkat iOS. Gianandrea tercatat sudah 8 tahun bekerja di Google sebelum…