Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Saya Merinding Banget

Politi Partai Golongan Karya (Golkar), Ali Mochtar Ngabalin, angkat bicara soal dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi kepada Presiden Republik Indonesia Joko ‘Jokowi’ Widodo untuk meneruskan kepemimpinanya hingga tahun 2024.

1. Dukungan TGB berdasarkan kapasitasnya sebagai ulama

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Saya Merinding

Menurut Ngabalin, keputusan TGB mendukung Jokowi dua periode didasari atas pertimbangannya sebagai ulama dan kaum intelektual.

“TGB ini temen, adik, dan sahabat saya. Anda mesti ingat bahwa selama kepemimpinannya menjadi gubernur di NTB beliau merasakan anggaran pendapatan belanja negara kemudian distribusi anggaran dari pusat, sejumlah proyek-proyek kegiatan untuk NTB, itu dirasakan luar biasa manfaatnya bagi kepentingan masyarakat di NTB,” katanya di sela acara Rembuk Nasional Aktivis 98 di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).

Dia melanjutkan, “Hari ini, di penghujung dia mendukung Jokowi. Saya percaya kapasitas intelektualnya tidak diragukan ya, beliau alumni Al-Azhar Mesir, kemudian seorang Doktor, hafidz quran, jadi saya percaya kalau beliau mengambil keputusan itu pasti lewat istikharah. Saya merinding membicarakannya (membicarakan TGB).”

loading...

2. Hal yang wajar TGB memberi dukungan dua periode kepada Jokowi

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Saya Merinding

Bagi pria yang juga bekerja di Kantor Staf Kepresiden (KSP) itu, dukungan TGB kepada Jokowi adalah hal yang lumrah. Karenanya, pernyataan mengejutkan politisi Partai Demokrat itu bukan hal yang harus diperdebatkan.

“Dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk harus dua periode, saya pikir itu sah-sah saja dan tidak perlu harus ada yang membullynya dan lain-lain, itu hak pribadi yang harus dihormati,” beber dia.

3. Tidak ambil pusing soal TGB dikeluarkan dari PA 212

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi, Ngabalin: Saya Merinding

Sebagaimana diketahui, Persaudaraan Alumni (PA) 212 memasukkan nama TGB sebagai salah satu kandidat cawapresnya dari tokoh ulama. Akan tetapi, pasca pernyataan dukungan dua periode, TGB dikeluarkan dari keanggotaan PA 212.

“Apa urusannya dengan alumni-alumni itu, masih ada? itu sekolah ya? Alumni apa? Pakailah isu yang bagus dalam mengantarkan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

Loading...

JANGAN LUPA DOWNLOAD APLIKASI PRIBUMI ONLINE VERSI ANDROID
SILAKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI

Comments

comments

Related posts

Leave a Comment