Crespo Bandingkan Kegagalan Argentina Dengan Novel Pembunuhan

Hernan Crespo membandingkan tersingkirnya Argentina dari Piala Dunia 2018 dengan sebuah novel karya Gabriel Garcia Marquez. berjudul “The Chronicle of a Death Foretold.” Crespo mengaku kecewa dengan kegagalan La Albiceleste itu.

Argentina kalah 3-4 dari Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018 pada Sabtu (30/6/2018) malam WIB lalu. Di laga itu lagi-lagi lini belakang Argentina yang menjadi sorotan karena dinilai terlalu mudah dibobol oleh para pemain Prancis.

“Itu seperti Novel karya Gabriel Garcia Marquez: The Chronicle of a Death Foretold. Kekecewaan itu wajar dalam situasi ini, tetapi jujur saja, itu adalah keajaiban yang kita dapatkan di Putaran 16,” kata Crespo.

loading...

“Faktanya, kami hanya lolos ke Piala Dunia berkat Leo Messi. Ada terlalu banyak perubahan, terlalu banyak situasi yang tidak linier.”

Messi memang mencetak hat-trick di laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan saat Argentina bertandang ke Ekuador. Kemenangan itu yang mengantarkan Argentina yang semula terseok-seok lolos ke Rusia tanpa play-off.

Catatan buruk untuk Argentina

Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli jadi sosok yang paling disalahkan atas kegagalan La Albiceleste ini. Namun, pelatih berkepala plontos itu menolak untuk mundur sejauh ini.

Sebagai informasi novel The Chronicle of a Death Foretold adalah sebuah novel berbahasa Spanyol karya Gabriel Garcia Marquez yang pertama kali terbik di tahun 1981. Inti cerita dari novel ini adalah mengenai pembunuhan.

Sementara itu mentok di fase 16 besar pada Piala Dunia 2018 ini adalah yang terburuk bagi Argentina dalam empat edisi Piala Dunia terakhir. Namun masih lebih baik dari catatan tak lolos fase grup pada Piala Dunia 2002. (Sumber: Football Italia)

Loading...

JANGAN LUPA DOWNLOAD APLIKASI PRIBUMI ONLINE VERSI ANDROID
SILAKAN KLIK GAMBAR DI BAWAH INI

Comments

comments

Related posts

Leave a Comment